Senin, 27 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Jaringan PDAM Tirta Lawu Diperluas Hingga Kerjo dan Mojogedang

23 Agustus 2017, 17: 04: 50 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Direktur PDAM Tirta Lawu, Prihanto mengecek titik intake di Waduk Gondang, Kerjo, Karaganyar, Rabu (23/8).

Direktur PDAM Tirta Lawu, Prihanto mengecek titik intake di Waduk Gondang, Kerjo, Karaganyar, Rabu (23/8). (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Pembangunan Waduk Gondang di Kecamatan Kerjo, Karanganyar tidak hanya berdampak positif bagi petani di Karanganyar dan Sragen. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melalui Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lawu ikut diuntungkan dengan mega proyek yang saat ini masih dalam proses pembangunan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) tersebut.

Direktur PDAM Tirta Lawu, Prihanto menjelaskan, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi (Rakor) bersama BBWSBS, Rabu (23/8), di Kantor PDAM Tirta Lawu. Untuk penentuan titik intake air baku PDAM Tirta Lawu dari Waduk Gondang. Kemudian disepakati dalam pengembangan tersebut, Karanganyar mendapat alokasi 200 liter per detik. Untuk pengelolaan air baku di dua Kecamatan, yakni Kerjo dan Mojogedang. 

“Kita sudah melakukan diskusi dengan tim BBWSBS dan disepakati di Waduk Gondang akan kami bangun titik intake air baku PDAM Tirta Lawu. Untuk memenuhi kebutuhan air baku di Kecamatan Kerjo dan Mojogedang,” terang Prihanto kepada Radar Solo.

Selama ini, dua kecamatan tersebut belum tersentuh air dari PDAM dan masih mengandalkan sumur. Dengan adanya penentuan titik intake tersebut, lanjut Prihanto, pihaknya berharap masyarakat yang ada di dua kecamatan itu bakal melakukan pamasangan saluran air PDAM. Lantaran debit air dari titik tersebut terhitung sangat besar, mencapai 200 liter per detik.

(rs/rud/fer/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia