Selasa, 19 Feb 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

Beregu Putri Indonesia Juarai Tenis Pejar Asia

23 Agustus 2017, 23: 38: 20 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Pasangan ganda putri Indonesia tampil di lapangan tenis Manahan, Rabu (23/8).

Pasangan ganda putri Indonesia tampil di lapangan tenis Manahan, Rabu (23/8). (ADI PRASETYAWAN/RADAR SOLO)

SOLO – Kabar gembira datang dari lapangan tenis. Kontingen putri Indonesia jadi champion nomor beregu, Asian School Tennis Championship 2017. Pada partai final di lapangan tenis Manahan, kemarin (23/8), Fitriani Sabatini dkk menang atas Thailand 3-2.

Babak penyisihan digelar dengan sistem round robin. Indonesia secara gemilang menyapu bersih kemenangan. Yakni menang 4-1 atas Singapura, disusul menang telak 5-0 masing-masing 5-0 atas Malaysia dan India.

Di final, kemenangan Indonesia diawali petenis tunggal Janice Tjen unggul 9-5 atas Thassaporn Naklo. Kemenangan kedua diraih Fitriani Sabatini atas Anchasita Chanta 9-1. Disusul kemenagan 9-4 pasangan ganda Shevita Aulana/Putri Sanjungan atas Nattapat Piwbanglak/Lundo Kumhon.

Di partai keempat dan kelima, poin Indonesia hilang. Fitriana Sabria kalah 4-9 atas Supapit Kuearum. Sementara pasangan Fadona Titalyana/Novela Rezha menyerah 5-9 dari Wassachon Sawasdee/Dollave Thumthong.

”Thailand memang kami perhitungkan sejak awal. Mereka tim yang dominan di ASEAN School Games, Juli lalu. Kami pernah bertemu mereka dan bersyukur kali ini bisa mengalahkan mereka,” kata Komandan Kontingen Pelajar Indonesia, Joko Sulistyo.

Sayang, langkah putri gagal diikuti putra. Tim putra harus puas jadi runner-up setelah pada final menyerah di tangan Thailand. Rifqi Fitriadi dkk yang menjadi pemuncak Grup B, menyerah 2-3.

Dua petenis tunggal sejatinya mengawali kemenangan Indonesia. Rifqi Fitriadi menang 7-5, 1-6, dan 6-4 atas Yuttana Chareonphun. Sementara Althaf Albaihaqi menundukkan Akanit Pumjit, 3-6, 7-6 (3), dan 7-5.

Sayangnya tiga partai terakhir, Indonesia kerepotan. Pasangan Iswandaru Kusumo/Indra Anshari kalah 2-6, 6-7 (1) dari Noppadol Noikor/Pawit Sornlaksup. Kekalahan juga diderita pasangan Rindosa Wijaya/Ari Fahresi yang kalah 2-6, 2-6 dari Kasidit Samrej/Kittirat Kerdlapee. Di partai penentuan, tunggal Indonesia Bagus Laksono menyerah 1-6, 4-6 dari Tonkla Mulada.

”Besok (24/8) akan dilanujutkan untuk nomor perorangan,” kata panitia bidang pertandingan, Yayan Rubaeni kepada Radar Solo.

(rs/adi/fer/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia