alexametrics
Rabu, 03 Jun 2020
radarsolo
Home > Wonogiri
icon featured
Wonogiri

Dinsos Wonogiri Bebaskan Penderita Gangguan Jiwa yang Dipasung

13 Oktober 2017, 16: 26: 42 WIB | editor : Bayu Wicaksono

Kasus pemasungan di Wonogiri

Setelah dimandikan, Supri dibawa ke RSUD Wonogiri untuk menjalani perawatan. (IWAN KAWUL/RADAR WONOGIRI)

Share this      

WONOGIRI - Dinas Sosial Kabupaten Wonogiri bersama pihak Kepolisian membebaskan orang dengan gangguan jiwa yang dipasung di Jaten, Kecamatan Selogiri, Jumat (13/10).


Kasi Rehabilitasi Dinas Sosial, Noer Nugrohowati mengatakan, Jumat pagi pihaknya membebaskan Supri (40). Dia telah lama mengalami gangguan jiwa, terakhir dipasung sejak tiga tahun terakhir.

"Sudah lama ini, 20 tahun sudah dirawat di RSJD berulangkali, bahkan sampai di pusat rehabilitasi di Kendal. Tapi karena kambuh, keluarga memasungnya lagi," kata Noer.

Menurut Noer, berhentinya pengobatan membuat Supri kambuh dan terpaksa dipasung. Keluarga tidak mau mengambil resiko karena Supri sering mengamuk dan membahayakan orang lain.

"Banyak faktor kenapa pengobatan berhenti, salah satunya ekonomi. Untuk menebus obat juga jauh harus ke Solo. Tapi saat ini RSUD dr Soediran Mangun Sumarso sudah bisa," katanya.

Dibutuhkan waktu beberapa jam untuk mengevakuasi Supri. Tim gabungan dari Dinas Sosial, Kepolisian dan pihak Kecamatan dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan bekerja keras mengevakuasi Supri.

"Kita bersihkan dulu, lalu kita bawa ke RSUD," pungkasnya.

(rs/kwl/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia