Rabu, 24 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Acara Nikah Siri Dibubarkan Anak, Pengantin Pria Mendadak Sakit

13 Oktober 2017, 19: 36: 09 WIB | editor : Bayu Wicaksono

nikah siri

BH dirawat di salah satu rumah sakit di Wonogiri. (IWAN KAWUL/RADAR WONOGIRI)

Share this      

WONOGIRI - Acara pernikahan siri di Desa Kaliancar, Kecamatan Selogiri berubah menjadi ricuh, setelah acara dibubarkan oleh anggota keluarga pengantin pria. Akibatnya, pengantin pria jatuh sakit dan terpaksa harus dirawat di rumah sakit. 

Kasubag Humas Polres Wonogiri AKP Haryanto mengatakan, pihaknya terpaksa terjun mengamankan kericuhan di acara pernikahan siri di rumah mempelai perempuan berinisial YR (37), di Desa Kaliancar, Kecamatan Selogiri. Semula YR akan melangsungkan pernikahan siri dengan BH (48).

“Acara berlangsung Kamis kemarin (12/10),” kata Haryanto kepada Radar Solo, Jumat (13/10). 

Menurut Haryanto, sejak pagi RH, tak lain anak calon mempelai pria telah menyanggong di dekat rumah YR. Itu dia lakukan, setelah mendapatkan informasi bahwa ayahnya akan kawin siri dengan YR. RH menolak ayahnya kawin lagi, mengingat dia masih memiliki istri yang sah.

“Setelah terlihat rombongan calon mempelai pria dan penghulu masuk ke rumah YR, RH bersama keluarganya segera menyusul ikut nimbrung masuk ke lokasi. Di sana mereka minta agar acara pernikahan siri tersebut dibubarkan,” katanya.

Selanjutnya cekcok pun terjadi. Spontan situasi pernikahan yang semula khidmat berubah menjadi ribut. Akibatnya, BH sempat syok, hingga akhirnya jatuh sakit secara mendadak.

“BH kemudian dilarikan ke RSUD Wonogiri untuk mendapatkan perawatan dari petugas medis,” katanya.

Polisi yang datang ke lokasi pernikahan kemudian mengamankan semua pihak yang berseteru ke Polsek Selogiri. Namun kasus ini tidak sampai diproses secara hukum, karena mereka minta hal ini akan diselesaikan secara kekeluargaan.

(rs/kwl/bay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia