Kamis, 22 Aug 2019
radarsolo
icon featured
Radar Solo Events
Zetizen Antinarkoba

Opening Dahsyat Di SMA Negeri Gondangrejo

27 Oktober 2017, 17: 36: 32 WIB | editor : Perdana

Opening Dahsyat Di SMA Negeri Gondangrejo

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar dalam hal ini Tim Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap (P4GN) Kabupaten Karanganyar kembali menggelar sosialisasi antinarkoba. Dalam balutan Zetizen Antinarkoba 2017, bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Solo. Opening berlangsung di SMAN Gondangrejo, kemarin pagi (25/10).

Mau tahu bagaimana suasananya? Super duper dahsyat! Mengingat pembukaan Zetizen Antinarkoba 2017 bertepatan dengan rangkaian Hari Jadi SMAN Gondangrejo ke-18. Seluruh siswa tumplek-blek di depan panggung yang berdiri megah di tengah halaman sekolah.

Pembukaan makin istimewa dengan hadirnya Ketua Tim P4GN Kabupaten Karanganyar sekaligus Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo. Didampingi Camat Gondangrejo, Junaidi Purwanto, Kepala Badan Kesbangpol Karanganyar, Agus Cipto Waluyo, Koordinator Pengawas SMA/SMK Kabupaten Karanganyar, Martinus Hariyadi, Kaurmintu Satnarkoba Polres Karanganyar, Aiptu Darmanto Wisono, dan jajaran Muspika Kecamatan Gondangrejo.

”SMAN Gondangrejo? Semangat, berprestasi!” seru seluruh siswa saat salah seorang guru menyerukan yel-yel Smago –julukan SMAN Gondangrejo–. ”Sesuai yel-yel kita, bapak berharap anak-anak memberi contoh dan teladan yang baik. Dengan sosialisasi antinarkoba dan pelatihan jurnalistik ini, kalian harus menyerap ilmu sebanyak-banyaknya. Terima kasih kepada Jawa Pos Radar Solo yang telah mengadakan acara ini di sekolah kami,” kata Kepala SMAN Gondangrejo, Sukarni dalam sambutannya.

Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Solo, Muhamad Shidiq ikut memotivasi seluruh siswa Smago. ”Tahun lalu, kami tim Jawa Pos Radar Solo sudah berkeliling dari sekolah ke sekolah. Mengajak generasi muda menjauhi narkoba. Tahun ini, kami adakan kembali acara ini dan SMAN Gondangrejo menjadi salah satu sekolah pilihan. Turut berbangga, kami juga bisa mangayu bagyo ulang tahun SMAN Gondangrejo ke-18,” sambung M. Shidiq.

Rohadi Widodo mengapresiasi kegiatan ini. Sebagai bentuk upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, khususnya di Kabupaten Karanganyar.

”Semoga kerja sama dengan Jawa Pos Radar Solo untuk menggelar kegiatan ini terus berlangsung dari tahun ke tahun. Agar pemuda di Kabupaten Karanganyar benar-benar bersih dari narkoba,” tegas Rohadi.

Usai sambutan, Rohadi memimpin pembacaan Deklarasi Antinarkoba Kabupaten Karanganyar. Deklarasi diikuti seluruh siswa, guru, dan tamu undangan yang hadir. Disusul berbagai performance ekstrakurikuler (ekskul) andalan Smago. Yakni yel-yel antinarkoba, Tari Incling Jangget dari ekskul tari asuhan guru seni, Ariani Dhian Kusumaningtyas.

Berlanjut ekskul rohis lewat hadrah dengan pembina guru Agama Islam, Bagus Oktavianto. Kemudian penampilan Tari Manipuri dan pembacaan puisi antinarkoba oleh Ajeng Melati Lusitasari, kelas XI MIPA 1.

Rohadi juga berkesempatan meresmikan digital library Smago. Ditandai dengan pemotongan pita. Di tempat inilah sosialisasi antinarkoba berlangsung. Dipandu Aiptu Darmanto Wisono. Diikuti 125 siswa Smago.

Darmanto menjelaskan berbagai dampak dan bahaya penggunaan narkoba di kalangan pelajar. ”Narkoba ini sama sekali tidak ada manfaatnya bagi kalian. Justru membuat kalian dari anak yang baik-baik menjadi nakal. Karena narkoba kalian akan terbiasa berbohong, mencuri, dan melakukan hal-hal tidak baik lainnya. Salah satu cara menghindari, yakni mengikuti kegiatan yang positif di sekolah dan memperkukuh iman dan takwa,” bebernya. (aya/fer)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia