alexametrics
Rabu, 02 Dec 2020
radarsolo
Home > Radar Solo Events
icon featured
Radar Solo Events
Zetizen Antinarkoba

SMA Muhammadiyah 5 Jaten, Sederhana tapi Tetap Menyenangkan

28 Oktober 2017, 13: 43: 45 WIB | editor : Perdana

HAPPY: Seluruh siswa dan guru SMA Muhammadiyah 5 Jateng bersama Tim P4GN Kabupaten Karanganyar foto bersama di halaman sekolah setempat.

HAPPY: Seluruh siswa dan guru SMA Muhammadiyah 5 Jateng bersama Tim P4GN Kabupaten Karanganyar foto bersama di halaman sekolah setempat. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

PAGI nan cerah menghias langit Bumi Intanpari, kemarin (26/10). Sebanyak 300-an siswa SMA Muhammadiyah 5 Jaten bersiap di halaman sekolah. Menyambut kedatangan Jawa Pos Radar Solo dan Tim Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Kabupaten Karanganyar. Mereka cukup antusias mengikuti rangkaian acara Zetizen Antinarkoba 2017.

Kepala SMA Muhammadiyah 5 Jaten, Hasto Tyas bangga bisa jadi tuan rumah Zetizen Antinarkoba 2017. Hasto tidak memungkiri, peredaran narkoba di kalangan pelajar sangat mengkhawatirkan. Dia berharap seluruh siswanya dapat membentengi diri dari jeratan barang haram tersebut.

”Selamat datang di sekolah kami yang penuh kesederhanaan. Mengutip salah satu quote yang ditulis Albert Einstein, hidup tenang dan sederhana dapat memberikan kebahagiaan yang lebih besar. Daripada sibuk mengejar sukses dan merasa tidak tenteram. Inilah yang kami terapkan di sekolah kami,” kata dalam sambutannya.

”Dalam sosialisasi antinarkoba akan kami jelaskan semuanya tentang bahaya dan dampak narkoba. Lengkap dengan segala modus peredarannya. Intinya agar kalian paham dan menghindari narkoba,” sambung Wakil Pemimpin Redaksi (Wapemred) Jawa Pos Radar Solo, Tri Wahyu Cahyono.

Usai sambutan-sambutan, seluruh siswa menyerukan Deklarasi Antinarkoba Kabupaten Karanganyar. Dipimpin Kepala SMA Muhammadiyah 5 Jaten, Hasto Tyas. Disusul perform sejumlah ekstrakurikuler (ekskul) andalan Smamvika (julukan SMA Muhammadiyah 5 Jaten).

Ekskul Paskibra mengawali pagi yang cerah kemarin. Dilanjutkan penampilan Tapak Suci, pembacaan puisi antinarkoba oleh Novita Deni (kelas XI IPS 3). Dan ditutup suara emas dua dara cantik, Umi Nur Kholifah (kelas XI IPS 1) dan Puji Lestari (kelas XII IPS 2). Menyanyikan beberapa lagu untuk menghibur seluruh siswa dan guru.

Bergeser ke aula sekolah, sosialisasi antinarkoba dipandu Tri Wahyu Cahyono. Wahyu, menjelaskan kandungan narkoba yang berbahaya bagi tubuh manusia. Peserta yang berjumlah sekitar 125 siswa juga dijelaskan jenis-jenis narkoba. Termasuk narkoba jenis baru, Pil PCC.

”Jawa Pos pernah memberitakan tentang pil PCC ini. Jawa Pos menyebutnya sebagai pil gendeng. Karena orang yang mengkonsumsi pil ini efeknya seperti seperti orang gila,” beber Wahyu.

Acara kian hangat dengan kehadiran Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Karanganyar, Agus Cipto Waluyo. Pria yang akrab disapa ACW ini ikut memotivasi para peserta agar terus berprestasi tanpa narkoba.

”Sosialisasi Antinarkoba ini diadakan, tujuannya untuk membebaskan pemuda di Kabupaten Karanganyar dari jeratan narkoba. Semakin maju teknologi, semakin canggih pula peredaran narkoba. Kalian harus waspada agar tidak tergoda menggunakan narkoba,” papar ACW. (aya/fer)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP