Rabu, 20 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Mulai Besok, Ring Road Utara Sragen Satu Arah

29 Desember 2017, 16: 12: 54 WIB | editor : Bayu Wicaksono

Sejumlah titik jalur ring road utara akan diberlakukan satu arah.

Sejumlah titik jalur ring road utara akan diberlakukan satu arah. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SRAGEN)

Share this      

 SRAGEN – Jalur ring road utara Sragen mulai besok (30/12) akan menggunakan sistem satu arah (SSA) untuk beberapa titik. Rekayasa lalu lintas ini untuk menghindari kemungkinan adanya kecelakaan dan kemacetan. Namun belum semua ruas diberlakukan kebijakan tersebut. 

Dinas Perhubungan (Dishub) Sragen masih uji coba terkait SSA di ring road utara tersebut. Rekayasa ini setelah sebelumnya dishub memberlakukan SSA di tujuh ruas jalan di dalam kota Sragen.

Kepala Dishub Sragen Muhari mengatakan, pemberlakuan SSA di ring road utara dengan masa uji coba satu bulan. Pengaturan arus lalu lintas dengan SSA di sepanjang ruas ring road untuk mengantisipasi mulai beroperasinya Tol Solo-Kertosono (Soker).

” Arus kendaraan melalui exit tol di wilayah Sidoharjo akan melewati ring road utara. Untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas, sekaligus mengurangi risiko terjadinya kecelakaan, nantinya arus kendaraan di sepanjang ruas ring road utara hanya searah ke timur saja,” ujarnya.

Selama ini larangan berjalan menuju arah barat hanya untuk mobil. Sedangkan roda dua masih diperbolehkan. Kebijakan ini memang dilakukan secara bertahap mengingat kondisi jalan arteri yang sangat minim.

Pada tahap pertama ini, sistem satu arah dimulai SMP Negeri 6 ke utara sampai SPBU Nglangon. Karena masih ada persimpangan jalan sebagian dua arah. Lanjut dari SPBU Nglangon sampai Tegrat. Kemudian dari Tegrat sampai Warung Ayu Ngoncol.

”Warung Ayu ke timur belum dilaksanakan, demikian juga SMP 6 ke barat diupayakan pada tahap kedua,” terangnya.

Kebijakan ini dilakukan bertahap karena belum ada alternatif jalan keluar. Jika ke depan ada laka lantas atau kemacetan tetap akan dievaluasi. Realisasi akan diberlakukan mulai Sabtu besok.

Pihaknya mengaku tetap menampung aspirasi warga yang keberatan dengan rencana tersebut. Jika dirasa tidak efektif tentu akan ada perubahan. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan forum lalu lintas jalan raya.

(rs/din/bay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia