alexametrics
Kamis, 13 Aug 2020
radarsolo
Home > Ekonomi & Bisnis
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Charisma Accessories Invasi Kota Bengawan

20 Januari 2018, 12: 46: 34 WIB | editor : Bayu Wicaksono

Charisma Accecories di Jalan Yos Sudarso langsung diserbu konsumen di awal pembukaan.

Charisma Accecories di Jalan Yos Sudarso langsung diserbu konsumen di awal pembukaan. (Serafica Gischa Prameswari/Radar Solo)

Share this      

SOLO – Makin banyaknya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) fashion di Kota Bengawan dan sekitarnya menjadi angin segar bagi perkembangan industri lokal. Apalagi, kini mereka kian dimudahkan dengan ketersediaan bahan baku untuk berproduksi.

Owner Charisma Accessories Bong William mengatakan, industri lokal di Solo dan sekitarnya bergerak cukup pesat. Termasuk di bidang industri fashion. Berkaca dari fakta tersebut, tentu potensi bisnis penyediaan bahan baku dan aksesoris fashion pun kian meningkat.

Untuk itu, dia menghadirkan toko grosir khusus bahan baku atau aksesoris fashion. ”Banyak sekali investor lari ke Kota Solo. Sehingga kami turut mencari keuntungan di sini. Solo jadi jujukan pertama pembukaan toko di luar kota, sembilan cabang lainnya di Jakarta. Target market kami memang grosir. Dan di Solo ini potensinya cukup besar,” jelas William kepada Jawa Pos Radar Solo, Jumat(19/1).

Menyasar pelaku usaha atau UMKM, Charisma Accessories menyediakan bahan atau aksesoris, seperti kain, pernak-pernik, bordir langsung tempel, renda, kristal swarovsky, dan masih banyak lainnya. ”Karena kami punya pabrik pembuatan sendiri, maka harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau tanpa mengurangi kualitas,” papar William.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Surakarta Nur Haryani menyampaikan, jumlah pelaku UMKM di Solo cukup besar. Hingga saat ini ada sekitar 3 ribu lebih UMKM. Jumlah itu meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya sekitar 2.900 UMKM.

“Untuk mendorong para pelaku UMKM di Solo, berbagai upaya terus kami lakukan. Seperti pendanaan, pelatihan hingga pameran. Dengan hadirnya pusat aksesoris ini bisa menunjang pelaku usaha lebih kreatif dan mendapatkan bahan berkualitas,” papar Nur.

Ia berharap para pelaku UMKM atau industri lokal juga bisa menunjukkan kualitas bagus. Sehingga tak kalah dengan produk-produk luar. Bahkan, harapannya produk lokal pun bisa dijual hingga ke pasar luar negeri.

(rs/gis/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia