Senin, 20 Aug 2018
radarsolo
icon featured
Klaten

Rayakan Imlek, Pelajar di Klaten Mainkan Ketoprak Tiongkok

Minggu, 11 Feb 2018 20:04 | editor : Fery Ardy Susanto

Rayakan Imlek, Pelajar di Klaten Mainkan Ketoprak Tiongkok

KLATEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten memang tidak memiliki agenda perayaan Tahun Baru Imlek. Namun ini tidak menyurutkan semangat para pelajar di Kota Bersinar –julukan Klaten–. Selama dua hari (9-10/2), pelajar SMP Kristen 1 Klaten, SD Kristen 3 Klaten, dan Playgroup Krista Ceria menggelar berbagai pertunjukan seni, merayakan Imlek.

Pentas Imlek bertajuk The Oriental Culture Fair ini berlangsung di SD Kristen 3 Klaten. Puncak perayaan ditandai pergelaran ketoprak berbahasa Indonesia dengan lakon Huan Le Hoa. Menampilkan kepahlawanan seorang wanita, Hoan Le Hoa. Membela keluarga dan tanah airnya dari keserakahan Raja Shauw Po Tong.

Meski tiket masuk dibandrol Rp 40 ribu, namun animo penonton tak terbendung. Aroma Imlek kian terasa dengan dekorasi lampion di halaman sekolah. Dilengkapi sejumlah booth kuliner khas etnis Tionghoa.

Aksi barongsai pelajar di KLaten merayakan Hari Raya Imlek di Aula SD Kristen 3 Klaten Sabtu (10/2).

Aksi barongsai pelajar di KLaten merayakan Hari Raya Imlek di Aula SD Kristen 3 Klaten Sabtu (10/2). (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

”Kegiatan pentas seni ini rutin kami gelar setiap tahun. Tapi karena ini bersamaan dengan perayaan Imlek, kami ikut mengangkat budaya Tionghoa. Kami padu padan dengan budaya lokal Jawa,” kata Kepala SMP Kristen 1 Klaten, Abednegp Kuncoro kepada Jawa Pos Radar Solo.

Kuncoro menambahkan, selain ketoprak, ikut disajikan seni barongsai dan paduan suara. Ditampilkan sekitar 250 siwa SMP, SD, dan playgroup. Pada kesempatan ini, panitia ingin mengajarkan keberagaman budaya di Klaten.

”Budaya Tionghoa sudah menjadi bagian budaya nasional. Kami coba beri tempat untuk Tionghoa dalam pentas seni. Semacam ada akulturasi budaya,” beber Kuncoro.

(rs/ren/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia