Rabu, 19 Sep 2018
radarsolo
icon featured
Klaten

Asah Bakat dan Keterampilan Anak lewat Gebyar PAUD

Kamis, 19 Apr 2018 10:00 | editor : Fery Ardy Susanto

Salah seorang peserta lomba menyusun balok kayu dalam Gebyar PAUD di Masjid Raya Klaten, Rabu (18/4).

Salah seorang peserta lomba menyusun balok kayu dalam Gebyar PAUD di Masjid Raya Klaten, Rabu (18/4). (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

KLATEN – Ada yang berbeda di Masjid Raya Klaten, Rabu (18/4). Sekitar 312 anak-anak nampak ceria bermain dan berkompetisi. Dalam Gebyar PAUD 2018 yang merupakan kerja sama Himpunan Pendidikan Usia Dini Indonesia (Himpaudi) dengan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Klaten.

Kegiatan dibuka Bupati Klaten, Sri Mulyani. Dalam sambutannya, dia berharap bakat anak terasah. Mewujudkan pribadi yang kreatif sehingga ke depannya bisa berkontribusi terhadap pembangunan di Klaten. Selain itu, acara serupa tak hanya terpusat di kota Klaten saja. Namun merata sampai ke pelosok desa.

”Saya inginnya Gebyar PAUD ini juga digilir ke wilayah lainnya. Misalnya ke Delanggu, Prambanan, Bayat, atau Kemalang. Setidaknya mereka menjadi tahu apa sih potensi yang dimiliki di wilyah itu. Jadi jangan hanya terpusat di kota saja,” kata Sri Mulyani.

Ketua Himpaudi Klaten, Elly Ria Ningsih mengatakan, berbagai kegiatan dikembangkan di ajang ini. Mulai dari menggambar, menyusun balok, hingga mebentuk tanah liat.

”Kegiatan permainan yang dilakukan anak-anak itu untuk menggali kreativitas dan kemampuan imajinasi. Termasuk mengasah keterampilan dalam menari dan menggambar. Mengingat pengembangan diri perlu ditekan sejak dini. Mulai dari mereka masuk kelompok bermain (KB) hingga taman kanak-kanak (TK),” jelas Elly.

Elly menambahkan, peran orang tua cukup vital pada saat anak memasuki usia KB dan TK. Maka, dalam waktu dekat akan ada gerakan nasional orang tua membacakan buku (Gernas Baku). ”Sebagai langkah pertama keikutsertaan orang tua dalam mendidik anak,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten, Sunardi mengapresiasi gelaran ini. Menurutnya, peran orang tua bisa diambil pada saat berada di rumah.

”Saya harapkan orang tua ikut serta dalam mendidik karakter anak. Terutama mengajarkan bagaimana anak harus berbakti kepada orang tuanya. Termasuk memberikan kesempatan anak untuk mengembangkan bakat yang dimilikinya,” tandasnya. 

(rs/ren/fer/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia