Rabu, 19 Sep 2018
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Realisasi SPT Badan Baru 30 Persen

Senin, 23 Apr 2018 14:40 | editor : Fery Ardy Susanto

Pelaporan pajak di Kantor Pajak Pratama Surakarta.

Pelaporan pajak di Kantor Pajak Pratama Surakarta. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

SOLO – Realisasi laporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Wajib Pajak (WP) badan baru mencapai 30,25 persen. Capaian ini merupakan realisasi di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah II. Sementara deadline pelaporan WP badan jatuh pada 30 April.

Kepala Kanwil DJP Jateng II, Rida Handanu menjelaskan total WP badan yang sudah melapor sebanyak 19.375. Padahal targetnya sekitar 64.051 WP.

”Kami tahun ini menargetkan 75 persen WP badan yang melapor,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Solo Minggu (22/4).

Bagi WP yang terlambat melaporkan, akan dikenai denda Rp 1 juta. Namun untuk WP yang mengajukan waktu tambahan sebelum batas akhir, masih diberikan dispensasi. WP yang mengajukan dispensasi diberi tenggat waktu tiga bulan untuk menyelesaikan pelaporan SPT-nya.

”WP badan ini berbeda dengan orang pribadi. Sebab WP badan ini menyangkut laporan keuangan dari masing-masing badan atau perusahaan. Biasanya setiap laporan keuangan baru selesai Maret. Sebab untuk menyelesaikan laporan keuangan juga butuh waktu. Maka biasanya laporan SPT baru bisa dikerjakan setelahnya,” beber Rida.

Terkait perpanjangan, nantinya WP bisa melaporkan pada Kantor Pajak Pratama (KPP) di masing-masing wilayah. Tentunya pelaporan disertai dengan alasan logis mengenai keterlambatan.

”Biasanya kalau alasannya logis, KPP bisa memaklumi dan memberikan perpanjangan waktu mulai Mei-Juli,”ucapnya.

Hingga saat ini dari daerah di bawah penanganan DJP Jateng II, badan yang wajib melapor paling banyak yakni di Karanganyar. Jumlahnya  mencapai 103.095 WP. Untuk WP yang sudah melapor SPT ada 60.179 WP dengan persentase melapor 58,37 persen.

Sedangkan untuk daerah yang paling sedikit jumlah badan yang wajib melaporkan yakni Boyolali dengan 54.178 WP. Namun badan yang sudah melaporkan SPT cukup tinggi yakni 32.020 WP atau 59,1 persen.

”Kami berharap WP badan yang melapor bisa terus meningkat, dengan begitu tingkat kepatuhan bisa tercapai,” tandasnya.

(rs/vit/fer/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia