Rabu, 19 Sep 2018
radarsolo
icon featured
Nasional

Pemerintah Siapkan 1.135 Bus Kelas Premium untuk Mudik Gratis

Selasa, 24 Apr 2018 10:39 | editor : Fery Ardy Susanto

Calon penumpang melewati metal detector yang terpasang di Terminal Tirtonadi Solo.

Calon penumpang melewati metal detector yang terpasang di Terminal Tirtonadi Solo. (RADAR SOLO PHOTO)

SOLO – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan jumlah pemudik secara nasional mencapai 19,5 juta penumpang. Kenaikannya di kisaran 10-15 persen. Sementara moda transportasi yang paling banyak digunakan, diperkirakan jalur darat. Kemenhub juga sediakan fasilitas mudik gratis.

Hal ini disampaikan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi. Tahun lalu, sebut Budim, pemudik jalur darat sekitar 7,95 juta orang. Sedangkan tahun ini diperkirakan jadi 8,09 juta orang.

”Jalur darat sementara ini masih favorit,” terang Budi kepada Jawa Pos Radar Solo saat sidak ke Terminal Tirtonadi, Sabtu (21/4).

Kemenhub juga menyediakan fasilitas mudik gratis bagi masyarakat yang membutuhkan. Berupa bus kelas premium sebanyak 1.135 unit. Plus 75 truk pengangkut sepeda motor pemudik.

”Kuota mudik gratis sudah terisi 75 persen. Filosofinya, kami ingin memudahkan masyarakat pengguna kendaraan pribadi ke armada bus. Makanya kami buat armada senyaman mungkin. Selain itu armadanya setiap tahun kami tambah. Tahun lalu saja hanya 900 armada yang kami siapkan,” urainya.

Kenaikan pemudik dengan moda kereta api diperkirakan mencapai 5 persen. Tahun lalu, sebanyak 4,4 juta pemudik. Tahun ini diperkirakan mencapai 4,6 juta orang.

Demikian pula jalur laut. Tahun lalu hanya 1,73 juta pemudik. Tahun ini diprediksi naik jadi 1,77 juta pemudik. Sedangkan jalur udara tahun lalu 5,29 juta pemudik, tahun ini diperkirakan naik jadi 5,75 juta pemudik.

Kemenhub juga sudah memetakan jalur yang berpotensi macet. Sebut saja Simpang Garut, Plupuh, hingga Brebes Exit (Brexit). Kemenhub berharap jalur tol Banten hingga Surabaya sudah diefektifkan. Meskipun untuk beberapa jalur masih merupakan jalan fungsional. Harapannya, tol ini memudahkan kelancaran arus mudik dan balik.

(rs/vit/fer/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia