Rabu, 19 Sep 2018
radarsolo
icon featured
Solo

Tergiur Motor Murah, Pejabat Tertipu Puluhan Juta

Rabu, 25 Apr 2018 11:20 | editor : Fery Ardy Susanto

Tersangka penipuan pejabat Pemkot Surakarta diamankan di mapolresta.

Tersangka penipuan pejabat Pemkot Surakarta diamankan di mapolresta. (ANTONIUS CHRISTIAN/RADAR SOLO)

SOLO – Akibat terlalu percaya dengan orang yang baru dikenal, Kabid Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Surakarta, Ing Ramto, 55, tertipu hingga puluhan juta rupiah. Bermodus lelang motor murah, Ramto dikelabuhi Adi Susanto Misman, 47. Kini pelaku harus mendekam di penjara.

Dalam aksinya, Misman menawarkan dua jenis sepeda motor dengan harga super duper murah. Yakni Honda Beat Rp 4 juta per unit dan Yamaha N-Max Rp 13 juta per unit.

“Saya mengaku sebagai rekanan leasing. Kemudian saya menawarkan program lelang motor murah,” ujarnya.

Ramto bertemu Misman di kawasan kantor Balai Kota Surakarta, awal bulan lalu. Dalihnya mengurus administrasi. Setelah jam istirahat, Misman lantas menghampiri Ramto. Tidak hanya itu, kepada Ramto, dia juga mengaku bernama Riko Sitinjak.

“Ya awalnya ngobrol-ngobrol biasa dulu. Kemudian baru saya tawarkan. Setelah itu dia (korban) beli sepeda motor empat unit harganya Rp 34 juta,” ungkap warga Joyosuran, Kecamatan Pasar Kliwon ini.

Namun setelah uang ditransfer ke rekening Misman, sepeda motor tak kunjung dikirim ke alamat Ramto. Uang tersebut ternyata digunakan pelaku untuk keperluan pribadi.

“Uangnya sudah habis buat bayar utang, berobat istri, sama membantu kakak saya di kampung mau operasi caesar. Baru setahun ini pindah ke Solo,” ungkap pria asal Medan, Sumatra Utara ini.

Keterangan pelaku dibenarkan oleh Plh Kasatreskrim Polresta Surakarta, AKP Sutoyo. Kasus ini bermula saat korban yang merasa tertipu melaporkam hal tersebut kepada polisi sepekan lalu. Pelaku sendiri berhasil dibekuk di kontrakannya di Dusun Sidoreko, Desa Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Senin (23/4) malam.

“Saat diinterogasi di tempat, pelaku mengakui semua kejahatannya,” terang Sutoyo mewakili Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo.

Setelah didalami, lanjut Sutoyo, Ing Ramto bukan satu-satunya korban. Masih ada korban lain yang terjerat aksi Misman.

“Seorang korban lagi karyawan swasta. Membeli dua unit sepeda motor Rp 16 juta. Jadi total kerugian para korban Rp 50 juta,” ungkap Sutoyo.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan empat lembar bukti transfer serta sebuah buku rekening bank milik tersangka yang digunakan untuk menerima transfer dari para korban. Pelaku sendiri dijerat pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

(rs/atn/fer/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia