Senin, 20 Aug 2018
radarsolo
icon featured
Olahraga

Pecatur Ini Pernah Lawan 48 Orang Sekaligus dengan Mata Tertutup

Jumat, 27 Apr 2018 11:04 | editor : Fery Ardy Susanto

Timur Gareyev saat tampil di kejuaraan catur di Solo Paragon Hotel, Kamis (26/4).

Timur Gareyev saat tampil di kejuaraan catur di Solo Paragon Hotel, Kamis (26/4). (NIKKO AUGLANDY/RADAR SOLO)

SOLO - Mengalahkan lawan di permainan catur dengan mata terbuka saja sulit. Tapi bagaimana jika mata seseorang ditutup, lawannya 48 orang lagi. Inilah atraksi yang disajikan Grand Master (GM) catur asal Amerika, Timur Gareyev, peserta turnamen catur internasional di Solo Paragon Hotel and Residences, Kamis (26/4).

Timur beraksi di ajang JAPFA Grand Master (GM) & Women Grand Master (WGM) Tournament. Melawan Goh Wei Ming Kevin asal Singapura, beberapa kali bule ini memilih berdiri dari kursinya. Lalu mengelilingi meja pertandingan lainnya, hingga bolak-balik menuju kamar kecil.

Timur juga tampil nyentrik. Mengenakan kemeja batik, komplet dengan blangkon di kepalanya.

”Bertanding perlu banyak energi. Jadi agar tetap fresh saya butuh banyak melakukan hal kecil. Seperti berkeliling melihat pertandingan lainnya,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Solo.

Timur dikenal berpredikat Blindfold King of Chess. Pemegang rekor catur dengan mata tertutup di Universitas Nevada, 3 Desember 2016. Saat itu dia melawan 48 orang sekaligus dengan mata tertutup. Timur menang 35 papan, remis tujuh, dan kalah enam kali. Durasinya hampir 20 jam.

Saat itu, Timur selalu menutup matanya dan mengayuh sepeda statis sambil tetap bermain catur. Hal tersebut dilakukan untuk membantu Timur lebih fokus dalam berpikir.

”Fokus jadi kunci permainan catur. Langkah pertama lawan adalah hal terpenting untuk menentukan hasil akhirnya seperti apa,” terang pria kelahiran Uzbekistan tersebut.

 

(rs/NIK/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia