Rabu, 19 Sep 2018
radarsolo
icon featured
Solo

Kali Delapan Pemkot Surakarta Boyong WTP

Kamis, 17 May 2018 10:40 | editor : Fery Ardy Susanto

Wali Kota Rudy (tiga dari kiri) bersama forkompimda Surakarta pamerkan dokumen opini WTP.

Wali Kota Rudy (tiga dari kiri) bersama forkompimda Surakarta pamerkan dokumen opini WTP. (HUMAS PEMKOT FOR RADAR SOLO)

SOLO - Kerja keras aparatur sipil negara (ASN) pemkot dan dukungan masyarakat berbuah manis. Pemkot Surakarta mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kali delapan secara berturut-turut.

Penyerahan penghargaan dilakukan di kantor BPK perwakilan Jawa Tengah, Rabu (16/5). Wali Kota Surakarta, F.X. Hadi Rudyatmo menerima langsung pengharagaan yang diserahkan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Jawa Tengah Hery Subowo.

Penghargaan tersebut sebagai bentuk keberhasilan Pemkot yang dinilai telah menyajikan data secara transparan, jelas, dan tepat.

“Pencapaian ini bukan hasil kerja wali kota semata. Melainkan, hasil kerja seluruh ASN. Ini menjadi penyemangat abdi negara untuk semakin bekerja keras melayani masyarakat,” urainya.

Wali kota meminta lembaga pemberdayaan masyarakat kelurahan (LPMK) juga bisa memberikan laporan penggunaan anggaran sebaik-baiknya.

“Ada tidaknya penghargaan ini, aparatur pemerintah harus senantiasa bekerja secara baik, khususnya mengenai laporan keuangan,” imbuhnya.

Ketua DPRD Kota Surakarta Teguh Prakosa mengaku bangga atas keberhasilan pemkot.

“Di sini tidak hanya kerja satu dua orang saja. DPRD menjadi salah satu komponen yang juga memengaruhi penataan keuangan. Kami berharap pengelolaan keuangan bisa lebih ditingkatkan,” katanya.

Sekadar informasi, BPK menetapkan sejumlah kriteria untuk mendapatkan predikat WTP. Yakni kesesuaian pengelolaan keuangan dengan standar akuntansi pemerintah, efektivitas penilaian internal, kecukupan pengungkapan informasi, dan kepatuhan pada peraturan perundang-undangan.

(rs/irw/fer/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia