Rabu, 22 Aug 2018
radarsolo
icon featured
Solo

Jelang Lebaran, Reklame Liar Menjamur

Jumat, 08 Jun 2018 16:45 | editor : Fery Ardy Susanto

Pekerja menyiapkan space iklan dengan ukuran raksasa di jalan utama.

Pekerja menyiapkan space iklan dengan ukuran raksasa di jalan utama. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

SOLO - Pemkot menggencarkan penertiban reklame liar yang muncul menjelang Hari Raya Idul Fitri. Setidaknya 20 petugas dikerahkan untuk melakukan patroli reklame liar dua kali dalam sehari.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pengelola Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Surakarta Yosca Herman Soedradjad, Kamis (7/6). Menurutnya, jelang Lebaran, jumlah reklame liar yang dipasang di jalan utama Kota Solo bertambah. Bentuknya mulai dari ucapan selamat hari raya hingga promosi produk. Ada pula reklame undangan reuni maupun acara komunitas.

“Puluhan reklame liar sudah dikukut tim penertiban di jalan-jalan protokol. Kita adakan penertiban secara intensif,” ujarnya.

Penertiban reklame liar, lanjut Yosca, juga untuk menciptakan kawasa kota lebih bersih dan tertata. Targetnya antara lain Jalan Hasanuddin, Jalan Dr. Radjiman, Jalan Pattimura, Jalan Ronggowarsito, Jalan S.Parman, dan Jalan Letjen Suprapto.

“Yang ditertibkan yang tidak memiliki izin dan tidak mematuhi unsur estetika. Kami juga melibatkan asosiasi dan biro iklan di Solo,” terangnya.

Untuk menekan banyaknya reklame liar, pemkot memasang vertikal banner di beberapa titik. Hal itu untuk memberikan ruang kepada masyarakat yang ingin beriklan di tempat yang baik dan benar. Bukan malah dipaku di pohon, ditempel di tiang listrik, dan lainnya. “Reklame harus berizin dan dipasang di tempat yang disediakan,” tegas Yosca.

Wali Kota Surakarta, F.X. Hadi Rudyatmo berharap pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak reklame dapat dikerek. Hal itu dirasa sangat mungkin lantaran saat ini pengintensifan pajak telah dilakukan.

“Tidak hanya reklame, pajak hotel dan lain-lain sekarang juga lebih transparan,” katanya.

(rs/irw/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia