Jumat, 17 Aug 2018
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Linmas Wajib Jaga Perlintasan Tanpa Palang

Senin, 11 Jun 2018 15:05 | editor : Fery Ardy Susanto

Linmas saat menjaga perlintasan tanpa palang di wilayah Selogiri, Wonogiri.

Linmas saat menjaga perlintasan tanpa palang di wilayah Selogiri, Wonogiri. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

WONOGIRI - Perlintasan tanpa palang di Wonogiri akan dijaga oleh Linmas. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri sudah menugaskan mereka di beberapa titik rawan. Sebab, perlintasan tanpa palang ini juga menjadi jalur alternatif pemudik.

Kepala Satpol PP Kabupaten Wonogiri Waluyo mengatakan, ada empat titik yang akan dijaga oleh linmas. Setiap titik akan dijaga oleh lima personil. Pihaknya memiliki peta wilayah rawan terkait perlintasan kereta tanpa palang ini yakni Gerdu (Wonogiri Kota); dan Pancuran, Gemantar dan Sendang Ijo (Selogiri).

Para Linmas ini turut dikerahkan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama mudik Lebaran 2018. Sebab, jalur perlintasan tersebut juga jadi favorit para pemudik seperti  jalur Sendang Ijo tembus Alas Kethu yang digunakan sebagai jalur alternatif.

”Mereka akan bertugas sampai H+3 mendatang,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Wonogiri Ismiyanto mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan pendataan jumlah perlintasan sebidang jalur kereta api yang ada di Wonogiri. Hal ini merupakan tindak lanjut koordinasi dengan PT KAI beberapa waktu lalu.

”Kita survei dulu jumlahnya dan tingkat kerawanannya. Lalu akan kita survei lagi dengan PT KAI,” kata Ismiyanto belum lama ini. 

Menurut Ismiyanto, rencana kedepan beberapa perlintasan sebidang ini akan ditutup dan ada juga yang akan dipasang pintu. Pasalnya akan ada pengembangan jalur lintasan kereta api. Sebab dari persebarannya ada yang bisa dilalui mobil dan ada yang hanya bisa dilalui sepeda motor.

Lebih lanjut dikatakan Ismiyanto, pihaknya juga telah mengusulkan ke Kementerian Perhubungan untuk pengantian rel dan pembuatan rumah kereta. Kedepan, jika disetujui, kereta api akan berangkat dari Wonogiri.

”Pengembangan kedepan bidang perhubungan. Kalau bisa berangkat dari Wonogiri juga menguntungkan masyarakat,” katanya.

(rs/kwl/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia