Rabu, 22 Aug 2018
radarsolo
icon featured
Boyolali

Jalur Ampel Boyolali Padat Merayap

Selasa, 12 Jun 2018 13:30 | editor : Fery Ardy Susanto

Arus lalu lintas di Jembatan Bakalan, Kecamatan Ampel, Senin (11/6).

Arus lalu lintas di Jembatan Bakalan, Kecamatan Ampel, Senin (11/6). (TRI WIDODO/RASO)

BOYOLALI - H-4 Lebaran, Senin (11/6), sejumlah ruas jalan di Boyolali mulai menunjukkan kepadatan arus lalu lintas. Titik paling padat terjadi di Jembatan Bakalan, Kecamatan Ampel. Sering terjadi penumpukan kendaraan akibat penyempitan jalan.

Untuk mengurai kemacetan di wilayah tersebut, jajaran Satlantas Polres Boyolali bersama Dinas Perhubungan (Dishub) memberlakukan sistem buka tutup.

Penumpukan kendaraan juga terjadi di kawasan bisnis jalan Pandanaran. Mulai dari Pasar Sunggingan Boyolali hingga simpang Lima Tengah Kota Boyolali. Penumpukan disebabkan kendaraan yang parkir di bahu jalan. Petugas Posko Lebaran Ampel, Hartanto mengatakan, kemacetan terjadi selama beberapa jam.

”Jembatan itu kan sempit. Kendaraan dari dua arah yang tadinya berjalan masing-masing pada dua lajur kemudian harus berjalan masing-masing satu lajur. Sehingga terjadi penumpukan kendaraan yang mengantre di belakangnya,” bebernya kepada Jawa Pos Radar Solo.

Bahkan, sempat terjadi peristiwa kecelakaan yang melibatkan Bus nopol B 7011 FGA dan truk nopol L 9005 UX. Diduga sopir bus, Ahmad Miftah ngantuk yang kemudian bertabrakan dengan truk yang dikendarai Rudi Santoso. Beruntung tidak ada korban jiwa dari kecelakaan ini.

”Busnya tanpa penumpang. Tak ada korban jiwa,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Boyolali, Ipda Utomo.

(rs/wid/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia