Minggu, 19 Aug 2018
radarsolo
icon featured
Boyolali

Harga Daging Ayam Masih di Atas HET

Senin, 25 Jun 2018 15:10 | editor : Fery Ardy Susanto

Pedagang daging ayam di Pasar Sambi Boyolali.

Pedagang daging ayam di Pasar Sambi Boyolali. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

BOYOLALI - Pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) komoditas daging ayam Rp 33 ribu per kg. Meski sudah terjadi penurunan, harga daging ayam di Boyolali ternyata masih di atas HET. Yakni di angka Rp 38-40 per kg.

Pantauan di Pasar Tompen, Desa Bangak, Kecamatan Banyudono, Minggu (24/6), harga daging ayam antara Rp 38-40 ribu per kg. Suparmi, 45, pedagang Pasar Tompen mengaku permintaan daging ayam mulai menurun. Harga beli dari pedagang besar juga mulai  turun.

”Sebelum Lebaran sudah turun harganya. Dari Rp 45 ribu, sekarang ini sudah turun lagi jadi Rp 40 ribu per kg,” terang Suparmi kepada Jawa Pos Radar Solo.

Diyah Ayu, pedagang Pasar Gagan, Kecamatan Ngemplak, Boyolali mengungkapkan hal serupa. Dia berharap, harga ayam kembali normal seperti sedia kala.

”Kalau harga normal, permintannya bisa tinggi,” ujarnya.

Rahmat, 49, pedagang mie ayam berharap harga daging ayam kembali normal pada kisaran Rp 20.000 per kg.

”Mau naikkan harga, takut pelanggan lari. Terpaksa harus bersabar sampai harga daging ayam normal,” sebutnya.

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita saat berkunjung ke Boyolali, Sabtu (23/6) menyikapi kenaikan harga daging ayam. Dia mengaku Pemerintah terus berupaya menstabilkan harga kebutuhan pokok. Tak terkecuali harga daging ayam yang saat ini masih tinggi.

”Selama dua tahun berturut- turut harga bahan pokok terkendali. Inflasi juga terkendali. Kenaikan terjadi karena pasokan berkurang dan tak sebanding dengan banyaknya permintaan. Namun demikian, dengan operasi pasar, maka harga daging ayam mulai turun,” jelas Enggartiasto.

Jika harga daging ayam tak kunjung turun, Mendag bakal menambah pasokan di pasaran. Dengan memasok daging ayam dari peternak besar atau integrator langsung ke pasar-pasar.

(rs/wid/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia