Kamis, 23 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Industri Jenang Belum Miliki PIRT

20 Juli 2018, 10: 45: 59 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Penyuluhan syarat mendapat PIRT.

Penyuluhan syarat mendapat PIRT. (HERU SUGENG/RADARMAS)

Share this      

INDUSTRI jenang di Banjarnegara memiliki potensi yang cukup baik. Sayangnya, mereka belum memiliki izin pangan industri rumah tangga (PIRT) yang biasanya digunakan pembeli sebagai penilaian terhadap produk.

Kepala Seksi Agroindustri Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Banjarnegara, Fajar Maskuri mengatakan, banyak variasi jenang yang bisa dibuat menggunakan potensi produk pertanian terumata buah-buahan.

”Potensi jenang di Banjarnegara cukup baik, apalagi dengan potensi buah khas dimiliki yang dapat dijadikan kombinasi yang cukup menarik, seperti jenang buah dengan varian rasa carica, salak, durian. Bahkan dari komoditas sayuran sperti kentang bisa dipakai untuk memperkaya varianya,” kata Fajar.

Fajar menyebutkan, setidaknya ada 50 industri jenang yang sudah konsisten memproduksi jenang. Sedangkan yang melakukan produksi secara berkala, jumlah mencapai ratusan. Hanya saja, untuk jenang buah, masih dilakukan oleh sebagian kecil pelaku usaha jenang.

Di sisi lain, masih diperlukan proses branding yang cukup panjang untuk mengangkat jenang khas Banjarnegara ini.

Oleh karena itu, lanjut Fajar, pelaku industri jenang mulai disiapkan secara dini supaya nantinya ada kesiapan antara permintaan konsumen dengan produsen, terutama soal konsistensi produksi yang menyangkut ketersediaan barang.

”Kami berikan penyuluhan dulu, terutama hal yang mendasar. Seperti cara produksi yang benar dan izin usaha,” ujarnya. (her/JPG/fer)

(rs/vit/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia