Senin, 20 May 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

Warga Optimis Kawinkan Gelar JRBL dan DBL

25 Juli 2018, 15: 55: 38 WIB | editor : Perdana

HEBOH: Tim basket, dance dan suporter SMA Warga memeriahkan roadshow Honda DBL Central Java Series 2018-South Region di sekolah mereka.

HEBOH: Tim basket, dance dan suporter SMA Warga memeriahkan roadshow Honda DBL Central Java Series 2018-South Region di sekolah mereka. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

SOLO - Singgasana juara Honda DBL Central Java Series-South Region sejak 2012-2017 untuk kelompok tim putra, selalu diraih oleh tim baseket dari SMA Regina Pacis Surakarta. Sepertinya musim baru ini akan sangat sulit untuk mereka bisa kembali memperpanjang tinta emasnya.

Salah satu pesaing mereka musim ini bukan hanya dari tim-tim lokal yang biasa ikut serta, tim debutan pun siap mengumbar ancaman untuk tim berjuluk Regpac tersebut.

Tim debutan yang sepertinya punya peluang besar untuk menjadi juara adalah SMA Warga Surakarta. Namanya memang tak pernah terdengar di kompetisi bola basket paling heboh di Indonesia tersebut. Hal ini wajar karena musim ini adalah musim perdananya memeriahkan Honda DBL di Sritex Arena.

Apakah tim ini hanya akan jadi tim penghibur?, sepetinya tidak. Warga memiliki komposisi seimbang antara pemain senior dan pemain dari angkatan baru.

Ya, di Junio JRBL 2017/2018 Solo Series, SMP Warga yang kala itu jadi debutan di JRBL sukses menjadi juaranya Februari lalu. Enam alumnus SMP Warga di JRBL kini berganti seragam, dan bergabung dengan tim basket SMA Warga. Salah satunya adalah MVP JRBL Langgeng Gumelar.

Ancaman inilah yang siap ditebar Warga di DBL musim ini. ”Bisa dibilang memang kami sangat siap untuk meraih juara musim ini. Persiapan kami sudah sejak setahun lalu, tapi latihan bareng dengan enam orang anak-anak kelas 1 baru sebulan terakhir. Saya rasa chemistry tidak jadi masalah bagi kami, mengingat seluruh pemain di tim kami bergabung dengan klub yang sama, yakni Bhinneka,” terang

Kalau pelatih Regpac hingga SMA Kalam Kudus Sukoharjo sempat mengumbar ungkapan bahwa tim yang bakalan susah dikalahkan adalah Warga, sepertinya cukup beralasan.

Di periode Juni-Juli, anak-anak Warga yang bergabung dengan klub Bhinneka Solo sukses membawa harum nama Kota Bengawan. Mereka sukses menjadi juara di kompetisi KU-16 yang digelar di Bandung dan Pati belum lama ini. Selain itu pemain bintang Warga juga ikut membawa Bhinneka KU-18 menjadi juara ketiga dalam ajang Popda di Semarang beberapa hari yang lalu.

”Kalau membawa nama SMA Warga, kami juara saat ikut kejuaraan yang digelar di SMAN 1 Sragen, lalu di Atmi Cup (lapangan Mikael Surakarta) kami juara 2 karena kalah dari SMAN 14 Semarang (PPLP). Selain itu kami juga harus tersingkir di babak 8 besar Artefak Cup setelah kalah dari tim Jogja. Dan di DBL jelas kami optimis membawa sekolah kami menjadi juara,” terang Kapten Warga, Sebastian Soenarto kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Rasa optimis dan percaya diri tinggi tersebut langsung mereka perlihatkan, saat acara roadshow DBL ke sekolah mereka kemarin. Sambutan hangat dan super heboh diperlihatkan siswa-siswi SMA yang bermarkas di Jl. Monginsidi tersebut.

”Dua tahun terakhir kami semakin totalitas untuk mengambangkan basket di sekolah kami. Kami tak hanya menjadikan basket sebagai eskul saja, namun kami terus kembangkan lebih jauh lagi menjadi ruang promosi sekolah melalui jalur prestasi. Sukses menjadi juara JRBL, tentu mengilhami tim SMA untuk bisa mengawinkan gelar juara DBL musim ini. Saya ikut optimis dengan potensi siswa-siswa kami,” terang Kepala Sekolah SMA Warga, Purwoto. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia