Kamis, 23 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Boyolali

Polisi Ungkap Kasus Pembakaran Mobil di Kliwonan

09 Agustus 2018, 15: 55: 59 WIB | editor : Perdana

TERUNGKAP: Honda Brio yang dibakar Jumat lalu hasil dari perampokan. 

TERUNGKAP: Honda Brio yang dibakar Jumat lalu hasil dari perampokan.  (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI - Polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus pembakaran mobil di Dusun Kliwonan, Desa Cangkringan, Banyudono, Boyolali, Jumat lalu (3/8). Ternyata Honda Brio berpelat B 1472 SIT itu merupakan mobil hasil perampokan. 

Polisi pun sudah mengantongi identitas para pelaku curas ini. Dalam waktu dekat, para pelaku yang diperkirakan berjumlah 15 orang itu akan segera ditangkap. “Penyidikan kami sudah mengarah siapa pelakunya. Kami masih melakukan penyelidikan lagi sebelum menangkap para pelaku,” ujar Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi melalui Kasat Reskrim AKP Willy Budianto, kemarin (8/8).

Willy mengatakan, mobil milik Heri Anto, 26, warga Dusun Ponco Widodo, Desa Blagung, Kecamatan Simo itu diambil paksa oleh para pelaku di sebuah kos di wilayah Boyolali Kota Jumat dini hari (3/8). Pemilik mobil juga sempat dipukul dengan gagang pedang.

“Si korban sempat disuruh masuk mobil dan dipukuli di dalam mobil itu, lalu dia dikeluarkan dari mobil dan mobil dibawa lari para pelaku,” ujarnya.

Korban selanjutnya melaporkan kejadian ini ke Polres Boyolali. Namun sayang, mobilnya telah dibakar terlebih dahulu oleh para pelaku di pinggir jalan saat warga tengah melaksanakan ibadah salat Jumat.

Willy menyayangkan peristiwa anarkistis ini. Boyolali yang saat ini sangat nyaman ditinggali dinodai oknum yang mencoba merusaknya dengan aksi premanisme. Pihaknya pun langsung mengusut hingga tuntas kasus ini. “Harapannya tidak ada lagi kasus-kasus semacam ini,” kata Willy.

Heri Anto kepada polisi mengaku sebelum peristiwa ini dia bersama kekasih dan dua temannya sedang nongkrong di sekitar alun-alun kidul kompleks perkantoran terpadu Pemkab Boyolali, Kamis malam (2/8). Saat itulah, ada orang yang tengah berkelahi di dekat mobilnya.

Takut terjadi apa-apa, Heri dan teman-temannya itu langsung pergi meninggalkan kawasan alun-alun tersebut. Keesokan harinya, dia yang tengah berada di kos digeruduk oleh belasan orang dengan membawa senjata tajam.

Heri pun dipaksa menyerahkan kunci mobil dan dipukul kepalanya lalu membawa kabur mobil tersebut. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. “Saya menduga saya ini menjadi korban salah sasaran,” imbuh kasat mengulang keterangan korban. 

Sebelumnya warga di Dusun Kliwonan, Desa Cangkringan, Kecamatan Banyudono, Boyolali digemparkan dengan terbakarnya sebuah mobil di pinggir jalan desa setempat Jumat siang (3/8).  Tidak ada yang tahu penyebab terbakarnya mobil berjenis sedan tersebut. Api tiba-tiba membesar dan melalap hingga habis mobil tanpa penumpang itu. Warga juga tak tahu pasti penyebab kebakaran tersebut. Saat kejadian tak ada warga yang melihatnya karena bersamaan salat Jumat. Peristiwa ini langsung ditangani Polres Boyolali. (wid/bun

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia