Selasa, 13 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Jafri Sastra Dipecat, Persis Berburu Pelatih Baru 

Rabu, 15 Aug 2018 14:30 | editor : Perdana

DIPUTUS KONTRAK: Jafri Sastra ketika memimpin anak asuhnya di Manahan sebelum pindah homebase.

DIPUTUS KONTRAK: Jafri Sastra ketika memimpin anak asuhnya di Manahan sebelum pindah homebase.

SOLO – Rentetan hasil kurang memuaskan Persis Solo di Liga 2 membuat manajemen Laskar Sambernyawa gerah. Sang arsitek Jafri Sastra pun akhirnya diputus kontrak. Keputusan ini diambil tepat saat final Timnas U-16, Sabtu lalu (11/8).

”Saya ditelepon langsung manajer tim (Setiawan Muhammad) ketika sedang nonbar (nonton bareng) final Timnas U-16. Dia bilang saya sudah tidak di Persis lagi, dan saya diminta k balik ke Solo untuk mengambil barang-barang saya,” terang Jafri Sastra yang ditemui mes pemain Persis kemarin siang.

Direncanakan pagi ini dirinya akan pulang ke tanah kelahirannya di Padang. Pada hari yang sama juga Persis direncanakan akan kembali menjalani latihan setelah diliburkan usai tim ini bertandang ke kandang PSPS Riau (10/8).

Keputusan ini memang cukup mengejutkan, mengingat posisi Persis kini juga terbilang cukup bagus. Yakni ada di posisi kedua Grup Barat Liga 2 dengan tabungan 22 poin, dari 13 laga. Persis hanya kalah posisi dari Semen Padang yang sudah menabung 28 poin.

Keputusan ini diduga hasil di beberapa laga terakhir yang kurang memuaskan. Persis saat ini memang tengah menjalani masa yang sulit, dan bisa dibilang prestasinya tengah menurun. Dari lima laga terakhir, Persis hanya bisa meraih tiga kali seri, dan dua kali menelan kekalahan.  

Mulai dari tiga kali seri di Liga 2, yakni saat melawan Persika Karawang (0-0), PSIR Rembang (1-1), PSPS Riau (1-1), dan menelan kekalahan dramatis saat melawan Persita Tangerang 0-1. 

Di Piala Indonesia pun Persis harus puas langsung tersingkir dari tuan rumah Persinga Ngawi, yang unggul 0-1 di Stadion Ketonggo 2 Agustus lalu. Lima laga, dengan hanya bisa mencetak dua gol juga ikut membuat manajemen waswas.

”Saya sendiri bingung kenapa setelah Manahan tak bisa digunakan, aura pertandingan kami di lapangan seperti hilang. Soal keputusan ini sendiri memang cukup mengagetkan bagi saya, tapi ini sudah seperti sebuah hal yang biasa di profesi saya. Yang pasti saya doakan semoga Persis bisa juara musim ini,” terang Jafri.

Manajemen Persis sendiri ketika dikonfirmasi soal pemecatan Jafri Sastra terkesan menghindar. “Belum ada kabar ini,” ungkap Manajer Persis Setiawan Muhammad saat ditanya apakah benar Jafri Sastra dipecat dari posisinya.

Sekjen Persis Dedi M Lawe juga mengakui saat ini memang akan ada evaluasi dari tim, terkait hasil dari 13 laga yang sudah dijalani. Sayangnya pihaknya belum mau membocorkan hasil evaluasi tersebut seperti apa. Dan kepastian soal status Jafri Sastra apakah sudah diputus kontrak apa belum juga enggan diucapkan secara blak-blakan. ”Tunggu saja nanti rilis keputusan evaluasi manajemen, akan kami umumkan secepatnya nanti,” terangnya.

Saat ini ada beberapa nama yang muncul ke permukaan untuk jadi pengganti Jafri Sastra. Mulai dari mantan pelatih Persebaya Surabaya Angel Alfredo Vera, hingga eks Pelatih Perseru Serui Agus Yuwono.

Terlepas dari hal itu, pergantian pelatih menjadi suatu yang biasa di Persis beberapa tahun terakhir. Musim lalu semusim Persis merekrut tiga pelatih berbeda secara bergantian. Di mulai dari Yudi Suryata di awal musim, dan saat hendak kick off Liga 2 2017 dimulai, dirinya diputus kontrak secara dadakan, dan posisinya digantikan oleh Widyantoro, yang sempat menukangi Persis di tahun 2013-2014 dan 2016.

Di babak 8 besar, ternyata posisi Widyantoro harus digantikan oleh Freddy Muli, karena Widyantoro terkena sanksi oleh Komdis PSSI. Dia dilarang berkecimplung di sepak bola Indonesia selama hampir 2 tahun.

Pada musim 2018, Manajemen Persis akhirnya memberi keputusan untuk menunjuk Fredy Muli sebagai pelatih kepala, berduet dengan Marwal Iskandar. Namun nahas, jelang kompetisi dimulai, posisi Freddy dan tim kepelatihannya juga harus diganti total. Manajemen akhirnya menunjuk mantan pelatih PSPS Riau di Piala Indonesia, yakni Jafri Sastra. (nik/bun)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia