Minggu, 23 Sep 2018
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Banyak Kades Tidak Tertib SPj Program Kerja

Selasa, 21 Aug 2018 15:15 | editor : Perdana

SEJUK: Kawasan perbukitan di kawasan Ngargoyoso. Para kades diminta tertib membuat SPj

SEJUK: Kawasan perbukitan di kawasan Ngargoyoso. Para kades diminta tertib membuat SPj (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

KARANGANYAR – Inspektorat memberikan catatan khusus bagi sejumlah desa. Itu karena kepala desa (kades) setempat sering terlambat melaporkan surat pertanggungjawaban (SPj) program kerja tahunan. 

Kepala Inspektorat Karanganyar Sucahyo mengungkapkan, dari 162 desa, sekitar 144 desa bakal menggelar pemilihan kepala desa serentak (pilkades). Sayangnya, mayoritas desa yang akan ikuti pilkades serentak telat membuat SPj. 

"Kepala desa yang sebelumnya mendapatkan catatan khusus terkait SPj kami imbau segera merampungkan kewajibanya,” tegasnya. 

Di sisi lain, hasil evaluasi dan pemeriksaan Inspektorat, hampir 80 persen proyek pembangunan di desa terlaksana dengan baik dan dikerjakan sesuai dengan spesifikasi 

"Kalau soal pembangunan semuanya terbilang cukup baik. Memang ada beberapa yang dilaporkan ke kejaksaan dan polres, tapi setelah dicek, memang sudah sesuai dengan pelaksanaannya," beber Sucahyo. 

Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Desa Timotius Suryadi memberikan deadline tiga bulan sebelum pilkades serentak bagi kades merampungkan semua laporan akhir Masa Jabatan (Amj).

"(Laporan AMJ, Red) harus selesai. Kalau pun tidak selesai, nanti yang menentukan panitia pelaksana apakah kades bisa kembali ikut pilkades atau tidak,” paparnya. (rud/wa)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia