Minggu, 23 Sep 2018
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Selama 4 Jam, Dua Tewas Kecelakaan 

Selasa, 21 Aug 2018 16:30 | editor : Perdana

REMUK: Warga menyemut di lokasi kecelakaan ruas Ngadirojo-Sidoharjo.

REMUK: Warga menyemut di lokasi kecelakaan ruas Ngadirojo-Sidoharjo. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

WONOGIRI – Sudah tidak terhitung berapa nyawa yang melayang di jalan raya karena kecelakaan lalu lintas. Seperti yang terjadi di ruas Ngadirojo-Sidoharjo, Minggu (19/8). Dua pengendara sepeda motor meninggal dunia.

Kecelakaan pertama terjadi di Dusun Jatimerto, Desa Kerjo Lor, Kecamatan Ngadirojo, Minggu (19/8) pukul 14.30. Melibatkan mobil Toyota Kijang nomor polisi AG 1114 RF yang dikemudikan Warjiyo, 39 warga Jalan Kartini 65 RT 05 RW 06 Desa Lodoyong, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang dengan sepeda motor Honda Scoopy AD 6876 FO yang dikemudikan Sugeng Triyadi, 30, warga Pohgede RT 01 RW 02 Desa Mojoreno, Kecamatan Sidoharjo.

Siang itu, Toyota Kijang melaju dari arah barat (Ngadirojo) menuju timur (Sidoharjo). Dari arah berlawanan meluncur Honda Scoopy yang bermaksud mendahului kendaraan di depannya. Nahas, karena jarak terlalu dekat, mobil dan sepeda motor tidak mampu menghindar dan bertabrakan.

“Pengendara sepeda motor luka pada bagian kepala dan meninggal di lokasi kejadian. Sepeda motornya ringsek membentur bodi depan mobil. Pengemudi mobil tidak mengalami luka-luka,” jelas Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede melalui Kasubag Humas AKP Hariyanto, Senin (20/8).

Sebelum diserahkan kepada pihak keluarga, jenazah Sugeng Triyadi dibawa ke Rumah Sakit Medika Mulya untuk diperiksa. Sedangkan kedua kendaraan diamankan di Satlantas Polres Wonogiri untuk penyelidikan. 

Di hari yang sama, kecelakaan tunggal terjadi di pertigaan depan Pasar Sidoharjo arah Desa Kebonagung, sekitar pukul 18.41. Kustyawati, 32, warga Dusun Gempol RT 02 RW 01, Desa Kayuloko, Kecamatan Sidoharjo yang mengendarai Yamaha Mio AD 3274 I meninggal di tempat kejadian.

Bermula saat Kustyawati melaju dari arah timur (Jatisrono). Sesampai di lokasi kejadian, dia bermaksud berbelok ke kiri. Karena tidak bisa menguasai laju kendaraan, korban menabrak pagar tembok toko milik Tarno. "Korban mengalami patah tulang paha kaki kanan dan luka lainnya," terang Hariyanto. 

Kanit Laka Ipda Yahya Dardiri mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Ribertho Pardede dan Kasat Lantas Dwi Erna menerangkan, hasil penyelidikan sementara, kecelakaan di Ngadirojo di sebabkan saat pengendara Honda Scoopy menyalip kendaraan, si pengemudi tidak menyadari ada kendaraan lain di depannya.

Sedangkan kecelakaan di depan Pasar Sidoharjo dipicu pengendara yang memacu sepeda motor dengan kecepatan tinggi kemudian hilang kendali. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia