Selasa, 13 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Satpol PP Segel 6 Tower Ilegal

Selasa, 21 Aug 2018 17:35 | editor : Perdana

PROTES: Warga yang tak terima dengan keberadaan tower di Baki mendatangi dewan beberapa waktu lalu.

PROTES: Warga yang tak terima dengan keberadaan tower di Baki mendatangi dewan beberapa waktu lalu. (RYANTONO P.S./RADAR SOLO)

SUKOHARJO – Satpol PP Sukoharjo menyegel enam tower ilegal dalam beberapa waktu terakhir. Terlebih, diketahui kebanyakan tower berdiri tanpa izin resmi. Pihaknya perlu bertindak tegas agar kejadian serupa tak terulang.

Kepala Satpol PP Sukoharjo Heru Indarjo  mengatakan, tower yang sudah disegel Satpol PP berada di Kecamatan Baki, Grogol, Kartasura, Bulu dan Mojolaban. Kasusnya hampir sama yakni tower berdiri tanpa izin resmi dari pemerintah. Selain itu, keberadaan tower juga membuat warga khawatir munculnya radiasi.

Setelah dilakukan pengecekan ternyata benar proses pembangunan tower menyalahi aturan. Mendapatkan fakta lapangan, akhirnya Satpol PP Sukoharjo melakukan penyegelan terhadap tower seluler. ”Lokasi tower ditutup paksa oleh petugas dan tak boleh ada aktivitas apapun didalamnya,” tegas Heru.

Guna memastikan tak ada lagi aktivitas pembangunan tower maka Satpol PP Sukoharjo melakukan pengawasan dengan menempatkan petugasnya. Selain itu juga melibatkan warga sekitar lokasi pembangunan tower untuk memantau bersama. Apabila ada aktivitas pembangunan lagi maka akan langsung ditindaklanjuti dengan sanksi tegas.

Modus yang dilakukan oleh para pembangun tower yakni mendirikan bangunan terlebih dulu sebelum memiliki izin. Padahal sesuai aturan yang ada, izin harus dimiliki dulu baru bisa melaksanakan pembangunan. 

Terakhir penyegelan tower dilakukan Satpol PP Sukoharjo di wilayah Desa Kudu, Kecamatan Baki. Petugas menyegel tower beberapa hari lalu setelah ada protes dari warga terdampak.”Kami ingatkan pada pemilik tower untuk mematuhi aturan. Izin dibuat dulu baru membangun, jangan dilanggar,” kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Sukoharjo Sukardi Budi Martono mengatakan, pihaknya mendapatkan keluhan dari warga Padakan, Pondok, Grogol soal pembangunan tower ilegal di wilayah Demalang, Kudu, Baki. Keluhan warga sudah disampaikan secara resmi dengan kedatangan perwakilan warga ke gedung DPRD Sukoharjo beberapa hari lalu. Selanjutnya dewan merespon dengan mendatangi sendiri lokasi pembangunan tower seperti dikeluhkan warga untuk melihat secara langsung. (yan/edy)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia