Selasa, 13 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Jateng

90 Persen Janji Kampanye Ganjar-Heru Terealisasi

Jumat, 24 Aug 2018 13:30 | editor : Perdana

BANGUN DESA: Gubernur Ganjar Pranowo serahkan bantuan keuangan pemberdayaan masyarakat desa.

BANGUN DESA: Gubernur Ganjar Pranowo serahkan bantuan keuangan pemberdayaan masyarakat desa.

SEMARANG – Kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Heru Sudjatmoko selama periode kepemimpinan 2013-2015, berdasar hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri dinilai berhasil. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut, 90 persen janji kampanye Ganjar-Heru terpenuhi.

“Dari hasil evaluasi Kemendagri sudah mencapai 90 persen lebih janji kampanye Pak Ganjar dan Pak Heru yang masuk dalam program rencana jangka pendek menengah dan jangka panjang, dilaksanakan dengan baik,” beber Tjahjo dalam acara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Penjabat (Pj) Gubernur Jateng, di Grhadhika Bhakti Praja, Kamis (23/8).

Keberhasilan itu, sambungnya, dapat terlihat dari kondisi infrastruktur yang pembangunannya bersinergi dengan pemerintah pusat semakin baik, reformasi birokrasi berhasil, investasi cukup bagus, dan indeks pembangunan manusia juga semakin meningkat. Tjahjo menilai, memang masih ada persoalan yang tersisa, salah satunya angka kemiskinan yang masih perlu ditekan. Tapi karena Gubernur Ganjar Pranowo terpilih lagi untuk lima tahun mendatang, diharapkan dapat diselesaikan untuk periode berikutnya.

Untuk penjabat gubernur, Mendagri menunjuk Syarifuddin. Dia akan menjabat sampai gubernur terpilih dilantik pada 17 September mendatang. Pj gubernur punya kewenangan yang sama dengan gubernur definitif. Namun Tjahjo mengingatkan agar tidak mengambil kebijakan atau aturan-aturan baru yang sudah berhasil diprogramkan Jateng. “Mantapkan saja program yang sudah ada. Untuk mengambil kebijakan strategis, bisa dikonsultasikan dengan gubernur terpilih, Sekda, atau ketua DPRD,” ujarnya.

Ganjar Pranowo menyambut baik penunjukan Syarifuddin sebagai Pj Gubernur Jateng. Sebelumnya, dia sudah mengenal Syarifuddin sebagai ahli perencanaan keuangan daerah. Kehadiran Syarifuddin dinilai momentum yang tepat.

“Pas momentumnya, karena lagi membahas dua anggaran. Satu berkaitan dengan APBD perubahan dan dua berkaitan dengan APBD murni (2019). Tidak tahu apakah nanti selesai sampai akhir pembahasan, tapi setidaknya beliau bisa diminta tolong untuk melakukan sinkronisasi dan harmonisasi. Beliau jagoannya,” tuturnya.

Ganjar juga akan memberikan pointer program pembangunan yang sudah dan akan dikerjakan, sebagai guidance bagi Pj gubernur. Harapannya, perencanaannya akan lebih baik.

Penjabat Gubernur Jawa Tengah Syarifuddin mengatakan akan melanjutkan pekerjaan Gubernur Ganjar yang belum selesai. Salah satunya, mengawal APBD 2019 yang belum selesai. Pihaknya terus meningkatkan kerja sama seluruh instansi, TNI, Polri untuk bisa menjamin keamanan di provinsi ini.

Sementara itu, Wakil Gubernur Heru Sudjatmoko menyampaikan terima kasih atas bimbingan, kesengkuyungan, dan doa dari gubernur dan istri, jajaran DPRD, Forkopimda, Tim Penggerak PKK, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, serta seluruh masyarakat. Dia juga meminta maaf atas kesalahan yang telah dilakukan selama menjabat. “Secara pemerintahan saya pamit. Tapi secara kekeluargaan, mudah-mudahan silaturahmi terus terjalin,” katanya. (kom)

(rs/bay/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia