Minggu, 23 Sep 2018
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Gufron Cedera, Absor dan Oky Derry Disiapkan

Jumat, 31 Aug 2018 18:55 | editor : Perdana

SIAP DIDUETKAN: Bek Persis Solo Absor Fauzi (kiri) dan Ikhwan Ciptadi saat berlatih belum lama ini.

SIAP DIDUETKAN: Bek Persis Solo Absor Fauzi (kiri) dan Ikhwan Ciptadi saat berlatih belum lama ini. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

SOLO –  Rapor untuk bangkit di Liga 2 2018 sepertinya bukan perkara yang mudah untuk dilakukan oleh Persis Solo. Akan melawan Aceh United di Stadion Wilis Madiun 3 September mendatang, ternyata Persis dipastikan tak akan bisa bermain dengan kekuatan penuh.

Bek tangguh Asyraq Gufron, dipastikan absen. Absennya Gufron karena dirinya mendapatkan akumulasi kartu yang sebelumnya didapatkannya kala Persis melawan PSPS Riau di Stadion Kaharudin Nasution, Rumbai, Pekanbaru belum lama ini.

”Ikhwan (Ciptadi) akan kita pasangkan dengan beberapa pemain senior lainnya. di posisi center back masih ada Absor Fauzi dan Oky Derry yang siap dimainkan di posisi tersebut,” ungkap Pelatih Persis Solo, Agus Yuwono saat ditemui di mes kemarin

Persis Solo tercatat sebagai salah satu klub Liga 2 yang paling sulit dijebol lawan. Dari 13 laga yang sudha dijalani, gawang Galih Sudaryono baru kebobolan sembilan kali. Catatan ini dari 23 klub Liga 2 lainnya hanya kalah dari PSS Sleman yang baru kebobolan delapan kali. 

”Saya yakin pemain siapapun ketika diturunkan pasti akan memperlihatkan kualitas terbaiknya. Jadi tentu mereka akan bermain sebaik mungkin di lapangan ketika diberi kesempatan,” bebernya. 

Selain Gufron, satu pemain lainnya yang sepertinya tak bisa diturunkan adalah Johan Yoga Utama. Pemain jangkung ini dengan hamstring kaki kanannya, bahkan saat melawan PSPS dirinya hanya diturunkan selama 14 menit karena cedera yang dialaminya.

”Johan masih belum pulih, dia masih berlatih terpisah denagn rekan-rekanya. Di striker, saya tidak khawatir, masih banyak pemain yang berkualitas lainnya, mulai dari Tri Handoko, Azka Fauzi, Rudiyana, dan Abanda Rahman,” ujarnya.

Dalam latih tanding melawan Puma FC di Lapangan Klumprit, gawang Persis dibobol dua gol. Salah satu gol terjadi karena kesalahan antisipasi Absor Fauzi pada babak pertama. Adapun gol kedua terjadi kesalahan komunikasi yang membuat lawan dengan mudah mencetak gol melalui sundulan.

Agus Yuwono, menegaskan bahwa kebobolan dua gol saat berlatih tanding melawan Puma FC di Lapangan Klumprit menjadi catatan tersendiri dalam evaluasi.

”Kedua gol terjadi karena kesalahan mendasar, hal ini tidak boleh terjadi lagi dalam pertandingan melawan Aceh United. Pemain harus fokus selama pertandingan berjalan,” terangnya. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia