Kamis, 15 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Target Perpanjangan Runway Selesai 2020

Selasa, 04 Sep 2018 18:05 | editor : Perdana

BELUM IDEAL: Sebuah pesawat dari maskapai penerbangan nasional take-off di runway Bandara Internasional Adi Soemarmo, baru-baru ini.

BELUM IDEAL: Sebuah pesawat dari maskapai penerbangan nasional take-off di runway Bandara Internasional Adi Soemarmo, baru-baru ini. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

SOLO – PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo terus mematangkan proyek perpanjangan runway. Baru-baru ini, telah dilakukan presentasi ke pemerintah pusat untuk realisasi proyek. Dalam presentasi, tersebut dijabarkan mengenai analisis dampak lingkungan (AMDAL).

Presentasi dilakukan di hadapan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). General Manager PT AP I Bandara Adi Soemarmo, Abdullah Usman menerangkan, runway akan diperpanjang dari 2.600 meter menjadi 3.000 meter. ”Sidang AMDAL di Jakarta. Intinya kami mempresentasikan mengenai proyek ini pada kementerian,” kata Usman kepada Jawa Pos Radar Solo, Minggu (2/9).

Rencananya, proyek akan dikerjakan di atas lahan seluas 43 hektare. Pascapresentasi, tahapan selanjutnya dilakukan pembebasan lahan. Harapannya setelah proyek selesai, bandara bisa menampung pesawat sekelas Boeing 777.

Selain itu, perpanjangan runway ini juga berdampak pada penambahan kelompok terbang (kloter) haji. Sedangkan untuk flight internasional, menyasar penerbangan jarak jauh. ”Salah satunya Australia. Ketika nanti wisatawan dari Australia atau negara lain ingin ke Borobudur, tidak perlu transit di Jakarta atau Bali dulu. Mereka bisa langsung lewat Solo,” papar Usman.

Perpanjangan runway ini ditargetkan juga untuk menambah traffic penumpang. Saat ini jumlah penumpang Bandara Internasional Adi Soemarmo per tahunnya mencapai 8 ribu orang. Setelah perpanjangan runway, diharapkan bisa bertambah menjadi 22 ribu penumpang.

”Apalagi juga ada penambahan terminal baru. Sehingga nantinya terminal lama bisa digunakan untuk kedatangan dan terminal baru untuk keberangkatan,” tandas Usman.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara, Agus Santoso mengatakan, runway Bandara Internasional Adi Soemarmo hanya 2.600 meter. Rencananya tahun depan akan diperpanjang mencapai 3.000 meter. ”Dengan runway 3.000 meter, bandara dapat digunakan untuk pesawat Boeing 747 dan Boeing 777,” ujarnya. (vit/fer)

(rs/vit/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia