Kamis, 15 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Olahraga
Perjuangan Aries Susanti di Asian Games 2018

Main Games HP Disita, Berat Badan Naik Kena Denda 

Senin, 10 Sep 2018 18:43 | editor : Perdana

Aries Susanti

Aries Susanti (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

SOLO – Mendulang emas, tentu butuh proses yang cukup panjang. Begitu juga yang dilakukan oleh Aries Susanti. Dirinya adalah pendulang dua emas Asian Games 2018, dari cabor panjat dinding di Palembang. Aries Susanti tengah jadi sorotan atas prestasinya tersebut, terlebih skillnya untuk naik di papan panjat begitu cepat, bak seekor cicak.

”Cukup senang juga ternyata sambutan masyarakat atas apa yang saya dapatkan begitu menggembirakan. Saya semakin senang, karena banyak orang akhirnya membicarakan olahraga yang saya tekuni ini, setelah saya bisa menyumbangkan emas di Asian Games. Semoga setelah ini perkembangan cabor panjat dinding semakin pesat,” tutur Aries kepada Jawa Pos Radar Solo yang menemuinya.

Apa yang diraihnya olehnya, tentu tak instan. Dirinya mengakui sejak setahun terakir setelah bergabung dengan Pelatnas, hampir seluruh waktunya dihabiskan di papan panjat. Waktu untuk orang tua juga akhirnya berkurang, termasuk waktu  bermain dengan teman sebayanya.

”Pelatih saya disiplin sekali, aktivitas bermain HP dibatasi, bahkan tiap malam harus dikumpulkan. Kalau ketahuan main game juga disita satu Minggu. Berat badan kita naik pun, harus bayar denda. Jadi benar-benar digojlok habis-habisan selama Pelatnas. Benar-benar fokus berlatih,” terang wanita asal Grobogan tersebut. 

Setelah Asian Games ternyata tak banyak waktu untuk bersantai ria. Rencananya dia akan terjun di  kejuaraan dunia di Tiongkok 21-22 September mendatang. ”Nanti 1,5 bulan kemudian balik lagi ke Tiongkok, untuk ikut tujuh seri kejuaraan disana. Semoga bisa ikut Olimpiade,” tuturnya.(*/nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia