Minggu, 23 Sep 2018
radarsolo
icon featured
Olahraga

Toni Syarifudin Bidik Tiket Menuju Olimpiade Tokyo

Senin, 10 Sep 2018 18:48 | editor : Perdana

SIAP BANGKIT: Toni Syarifudin saat mengikuti pawai atlet Asian Games 2018 di Kota Solo.

SIAP BANGKIT: Toni Syarifudin saat mengikuti pawai atlet Asian Games 2018 di Kota Solo. (NIKKO AUGLANDY/RADAR SOLO)

SOLO – Balap sepeda jenis BMX sukses mendulang dua medali di ajang Asian Games 2018. Medali perak diraih dari kelas kompetisi putra yang diraih oleh I Gusti Bagus Saputra, dan Wiji Lestari suskes mendulang medali perunggu untuk Indonesia di kompetisi putri.

Sayang wakil Kota Solo, Toni Syarifudin gagal mendulang medali untuk Indonesia. Di kelas kompetisi putra, dirinya harus puas finis di posisi kelima. 

”Saya tidak pernah target. Kemarin sebenarnya sudah sangat siap, tapi memang dari sisi persaingan sangat berat persaingannya,” terang Toni kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Asian Games 2018 juga jadi comeback Toni, setelah terakhir kali dirinya terjun di ajang Olimpiade 2016. Saat Sea Games 2017 di Malaysia dirinya tak masuk sebagai salah satu kontingen Indonesia.

Saat Olimpiade 2016 di Brasil, Toni harus puas gagal mendulang medali. Itu setelah dirinya terjatuh saat lomba digelar. Bahkan dirinya gagal sampai garis finis karena cedera patah pada bagian bahunya kala itu.

Dirinya memasang target untuk bisa bergabung dengan kontingen Indonesia di ajang Olimpiade 2020 di Tokyo Jepang. Salah satu langkah awalnya adalah mencari poin Olimpiade, yang akan dimulai kejuaraan internasional di Tiongkok, Sabtu mendatang.

”Saya ingin balas kegagalan saya di Brasil dulu. Sebenarnya patah dulu sudah tak terasa lagi, awal-awal pas mulai latihan saja dulu sempat takut-takut kalau pas mau jemping. Kalau sekarang sudah seperti biasa lagi,” ucapnya. (nik

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia