Minggu, 23 Sep 2018
radarsolo
icon featured
Olahraga

Kejurkab Karanganyar Kebanjiran Peserta

Rabu, 12 Sep 2018 17:30 | editor : Perdana

DIMULAI HARI INI: Suasana Kejurkab PBSI Karanganyar di GOR Nyi Ageng Karang tahun lalu.

DIMULAI HARI INI: Suasana Kejurkab PBSI Karanganyar di GOR Nyi Ageng Karang tahun lalu.

KARANGANYAR – Djarum Foundation-Kejurkab PBSI Bang Jateng Karanganyar menyedot animo cukup banyak peserta. Dibuktikan dari berjubelnya atlet bulu tangkis muda yang ambil bagian. Total ada 624 atlet bulu tangkis se-Eks Karesidenan bertarung dalam kejuaraan yang akan berlangsung di GOR RM Said Karanganyar, 11-15 September tersebut.

Ratusan atlet tersebut berasal dari 35 perkumpulan bulu tangkis (PB) se-Eks Karesidenan Surakarta. Daru puluhan PB ini, 8 di antaranya berasal dari Bumi Intanpari –julukan Kabupaten Karanganyar–. PB lokal yang siap bersaing di kejuaraan ini, yakni All Star, Tri Star, Independen, Cendrawasih, hingga Sanjaya.

Mereka akan bertarung di 21 kelas yang siap dipertandingkan. Tersebar di kelompok kejurkab maupun multi. Rencananya, kejurkab akan dibuka hari ini oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Karanganyar.

”Kami berharap atlet-atlet dari Karanganyar bisa unjuk gigi di kejuaraan ini. Kalau melihat persaingannya, jelas berat. Karena ada atlet dari Solo, Boyolali, Klaten, maupun Wonogiri yang aktif mengikuti berbagai kejuaraan di luar daerah. Tapi saya optimistis atlet kami punya kualitas dan skill yang bagus untuk meladeni mereka,” terang Ketua Panitia Kejuaraan, Mulyata kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (11/9).

Mulyata menilai kejuaraan ini menjadi salah satu ruang yang bagus untuk mengasah mental bertanding atlet bulu tangkis. Khususnya dari Bumi Intanpari. Untuk bisa berjuang mengalahkan lawan-lawannya. Sekaligus meningkatkan skill dan mental bertanding.

”Kejuaraan ini memang jadi wadah yang bagus untuk mengasah kemampuannya.  Termasuk persiapan sebelum nantinya memberanikan diri seleksi di klub besar seperti PB Djarum. Semakin banyak menjadi juara, tentu peluang direkrut klub besar juga semakin terbuka. Ribkha hingga Rian Agung juga sebelum jadi pemain Timnas, kecilnya dulu juga memulainya dari kejuaraan lokal seperti ini,” tutur Mulyata. (nik/fer)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia