Minggu, 23 Sep 2018
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Pemkot Buka Kios di Pasar Tradisional

Rabu, 12 Sep 2018 18:13 | editor : Perdana

MENYUSUL: Kios milik Bulog di Pasar Gede Solo.

MENYUSUL: Kios milik Bulog di Pasar Gede Solo. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta tak tinggal diam dalam pengawasan stabilits harga komoditas pokok di pasar-pasar tradisional. Caranya dengan membuka kios di pasar-pasar tradisional. Menyusul strategi yang sudah diterapkan Bulog.

Kepala Dinas Perdagangan Surakarta, Subagyo menjelaskan, optimalisasi pengendalian harga dilakukan bekerja sama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), kepolisian, Bulog, hingga Pedaringan. Tentunya selain untuk pengendalian harga juga memantau ketersediaan stok barang di pasaran. ”Maka dari itu ada kios yang dibuka di pasar. Seperti halnya Bulog yang menyediakan stok pangan agar tercukupi,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (11/9).

Saat ini, baru Bulog yang sudah membuka kios di Pasar Gede. Disusul pembukaan kios di Pasar Nusukan. Pedaringan juga sudah membuka kios di Pasar Rejosari. Nantinya juga akan ada kios dari TPID di Pasar Jebres.

”Terutama di pasar-pasar besar. Kios ini untuk pemantauan harga. Kami tegaskan, kios ini bukan  pesaing pedagang. Sebab kios ini mengutamakan pelayanan ke pedagang, bukan ecerannya,” tegas Subagyo.

Kepala Perum Bulog Subdivre III Surakarta, Titov Agus Sabelia menambahkan, program penyaluran beras melalui kios dipusatkan di Pasar Gede, Pasar Legi, dan Pasar Nusukan. ”Kiosnya yang sudah buka di Pasar Legi. Kami tambah di Pasar Gede. Komoditas yang disediakan sama, yakni beras, minyak, dan gula pasir,” bebernya.

Program ini merupakan usulan Kementerian Perdagangan. Sebab Bulog masih memiliki stok hingga 13 bulan mendatang sebanyak 28 ribu ton. Maka, salah satu upaya optimalisasi penyaluran dengan membuka kios ini.

Rata-rata beras yang tersalur ke pedagang melalui kios ini sekitar 200-300 kg. Untuk penyaluran ditekankan ke pedagang. Sedangkan pengecer akan diberikan harga berbeda. (vit/fer

(rs/vit/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia