Minggu, 23 Sep 2018
radarsolo
icon featured
Boyolali

Bakar Sampah, Kandang Ayam Ludes

Rabu, 12 Sep 2018 20:15 | editor : Perdana

HANGUS: Proses pemadaman kandang ayam di Dukuh Mladri, Desa Tempursari, Sambi.

HANGUS: Proses pemadaman kandang ayam di Dukuh Mladri, Desa Tempursari, Sambi. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

BOYOLALI – Peristiwa kebakaran terjadi di Dukuh Mladri, Desa Tempursari, Kecamatan Sambi, kemarin (11/9). Menimpa bangunan kandang ternak ayam milik Wawan, 31. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian materi yang dialami korban mencapai puluhan juta rupiah.

Kebakaran diduga terjadi lantaran aktivitas pembakaran sampah dan daun kering di sekitar kandang. Pertama kali persitiwa diketahui pukul 11.00 WIB. Bejo, 60, warga sekitar yang tinggal tak jauh dari lokasi melihat kepulan asap tebal dari kandang ayam berukuran 25 x 8 meter tersebut.

”Mungkin api sudah merambat ke bangunan kandang sejak pagi. Karena di sampingnya ditumbuhi rumpun bambu yang rimbun. Saat api menjalar, warga tidak ada yang tahu. Tiba-tiba ada kepulan asap tebal dari sisi belakang kandang saat siang hari,” kata Bejo kepada Jawa Pos Radar Solo.

Warga lalu bahu-membahu melakukan upaya pemadaman dengan peralatan senderhana. Tak lama, satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Boyolali  datang ke lokasi untuk menjinakkan api. ”Ada yang membakar sampah di sisi timur kandang. Mungkin lupa memadamkan dulu, lalu ditingal pergi begitu saja,” terang Suradi, 36, warga lainnya.

Sementara itu, Wawan, pemilik kandang mengaku kaget atas peristiwa tersebut. Kandang yang masih kosong itu sedianya akan diisi ayam petelur tahun depan. ”Ada dua kandang. Yang terbakar hanya satu. Alhamdulillah yang satunya lagi tidak kena. Kerugian sekitar Rp 30 juta,” bebernya. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia