Kamis, 23 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Olahraga

Tim Proliga Sambangi Boyolali

14 September 2018, 19: 28: 52 WIB | editor : Perdana

BAKAL SERU: Turnamen voli di Balai Sidang Mahesa tahun lalu.

BAKAL SERU: Turnamen voli di Balai Sidang Mahesa tahun lalu. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI – Rangkaian hajat olahraga hadir di Boyolali. Diawali kejuaraan bola voli tingkat Jateng dan DI Jogjakarta di Balai Sidang Mahesa Boyolali, 14-22 September. Ketua Panitia turnamen, Kukuh Hadiatmo menjelaskan, sebanyak 16 tim, baik putra maupun putri bakal ambil bagian.

Tim-tim ini mayoritas merupakan bagian dari kompetisi Proliga dan Livoli. Peserta tim putra yakni Surabaya Samator, Bank Jateng, Eka Mandiri, UUD Kertas Semarang, DPU PR Grobogan, Yuso Jogjakarta, Kodam IV Diponegoro, dan Porprov Kudus.

Sedangkan untuk tim putri ada ASMI Solo, Dishub Semarang, Vita Solo, Baja 78 Bantul, Yuso Jogjakarta, Indonesia Muda Sragen, dan Bank Jatim.

”Tahun ini tim dari Boyolali tak ada yang ikut. Harapan kami tahun depan akan muncul tim voli di Boyolali yang profesional,” ujar Tatang, –sapaan akrab Kukuh Hadiatmo– kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (13/9).

Panita telah mempersiapkan sarana dan prasarana sesuai standar nasional. Termasuk tribun khusus untuk penonton.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Boyolali, Agung Joko Purwanto menyambut positif turnamen tersebut. Dia berharap turnamen ini semakin menggairahkan olahraga di Kota Susu.

Sementara itu, setelah voli akan digelkar Boyolali Berlari 7K pada Minggu (16/9). Kejuaraan lari marathon dengan hadiah total Rp 110 juta ini mengambil start dan finis, di Alun-Alun Kidul Boyolali. Boyolali Berlari 7K menyuguhkan kategori lomba 7k yang dibagi untuk umum putra, umum putri, serta pelajar putra dan putri. Gelaran Boyolai Berlari 7K kali ini bakal masuk kategori berkonsep fun run.

Ketua panitia Boyolali berlari 7K, Darmanto membeberkan kesiapan penyelenggaraan lomba. Bahkan sampai saat ini jumlah atlet yang berpartisipasi dalam ajang lomba ini sudah mencapai 1.750 orang. ”Pendaftaran masih kami buka. Jadi dimungkinkan jumlah peserta masih terus bertambah,” ujar Darmanto yang juga kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali ini. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia