Selasa, 19 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Kebakaran Hutan Padam, Jalur Lawu Dibuka Lagi

15 September 2018, 13: 50: 59 WIB | editor : Perdana

SIAP NAIK: Sejumlah pendaki mencari informasi terkait pembukaan kembali jalur pendakian Lawu.

SIAP NAIK: Sejumlah pendaki mencari informasi terkait pembukaan kembali jalur pendakian Lawu. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Jalur pendakian menuju puncak Gunung Lawu kembali dibuka setelah kejadian kebakaran di sejumlah titik perbukitan Gunung Lawu dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, jalur tersebut ditutup sejak Senin lalu (10/9).

Pembukaan kembali jalur pendakian tersebut dilakukan setelah keluar surat dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar ditujukan kepada Koordinator Wana Wisata Puncak Lawu. Surat tertanggal 13 September itu ditandatangani Kepala Disparpora Titis Sri Jawoto.  

Dalam surat tersebut disebutkan, berdasarkan berita acara kejadian situasi pantauan di lokasi kebakaran hutan di Gunung Lawu, tepatnya di pos 5 pendakian jalur Cetho di Gumeng, Kecamatan Jenawi, titik api sudah padam dan kepulan asap sudah berkurang. Maka jalur pendakian ke Gunung Lawu dinyatakan aman dan dibuka kembali mulai Kamis (13/9). 

“Baik jalur pendakian via Candi Cetho (Kecamatan Jenawi) maupun Cemoro Kandang (Kecamatan Tawangmangu) sudah dibuka kembali. Berlaku sejak kemarin siang, dan sejak surat kami keluarkan,” kata Titis.

Menurutnya, surat tersebut sudah disampaikan kepada petugas di lapangan, agar bisa segera dilaksanakan. Meski sudah dibuka kembali, pemerintah tetap mengimbau kepada pendaki, agar hati-hati. Mereka diminta tidak melakukan hal-hal yang bisa memicu munculnya api.

“Ya tetap kita ingatkan, jangan buang puntung rokok sembarangan, jangan buat api unggun karena bisa membahayakan hutan,” tegasnya. 

Sementara itu, Camat Tawangmangu Rusdiyanto juga membenarkan mengenai pembukaan kembali jalur pendakian tersebut. “Betul, mulai hari ini (kemarin, Red), jalur pendakian sudah dibuka kembali. Kebakaran hutan sudah padam,” tuturnya. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, sejumlah pendaki mulai memadati jalur pendakian, baik dari jalur Candi Cetho maupun Cemoro Kandan. Rata-rata para pendaki tersebut ke puncak Lawu dalam memperingati Sura. (rud/bun)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia