alexametrics
Sabtu, 11 Jul 2020
radarsolo
Home > Features
icon featured
Features
Menelusuri Judi Online di Kota Bengawan 

Sekejap Raup Ratusan Juta, Kalau Apes Sejam Bisa Amblas

17 September 2018, 13: 55: 59 WIB | editor : Perdana

Sekejap Raup Ratusan Juta, Kalau Apes Sejam Bisa Amblas

Terungkapnya judi online di dua lokasi kafe internet Kota Bengawan belum banyak mengungkap sisi mendalam fenomena tersebut. Buktinya, pascakasus tersebut sejumlah warung internet (warnet) masih menyediakan layanan tersebut dengan bebas. Namun ada juga dengan pertimbangan alasan keamanan, mereka lebih bebas mengakses dari rumah. Berikut penelusuran kami.

Malam itu kami mendatangi sejumlah warung internet (warnet) yang biasa digunakan sebagai tempat bermain judi online. Pilihan pun tiba pada salah satu warnet yang tidak begitu besar namun selalu padat pengunjung, terlebih selepas petang hingga dini hari.  

Lokasinya yang masih terbilang ada di tengah kota membuat warnet yang satu ini sangat mudah dijangkau. Bersama seorang kenalan, kami kemudian diperkenalkan dengan sejumlah gambler  atau pemain judi lokal yang kerap online dengan nominal belum kelas kakap.

Hampir seluruh pengemudi layar komputer tersebut saling kenal sebelum kami berbincang lebih jauh soal judi online tersebut. Rata-rata bermain judi bola dengan nominal angka pertaruhan tidak begitu besar. Mulai dari ribuan sampai ratusan ribu rupiah. Anggapannya hanya sebatas untuk menghilangkan penat, siapa tahu ketiban untung. 

“Biasanya judi bola, tapi kadang ya main dadu, poker, atau dindong. Hampir semua jenis judi ada. Jadi mau bertaruh kapan saja dan jenis apa saja semua ada,” jelas pria sebut saja namanya Radja, 58.

Dijelaskan Radja, dalam setiap permainan dirinya hanya mendepositkan uangnya sebesar Rp 50 ribu saat dirinya ingin bermain. Dari sana dia akan sebaik mungkin memainkan nominal tersebut untuk meraih keuntungan lebih besar. 

“Tidak sering untung besar . Paling sehari bisa Rp 500 ribu sampai Rp 1,5 juta kalau lagi untung. Kalau sedang apes ya bisa kalah banyak juga,” kata pria yang mengaku menghabiskan waktunya untuk judi online ini.

Dalam bertaruh, dirinya tak selalu melakukannya melalui warnet tersebut. Karena permainan itu juga bisa dilakukan lewat handphone (HP) andoridnya. Dirinya pergi ke warnet hanya saat dirinya kehabisan kuota paket internet. “Biasanya lewat HP karena lebih praktis. Dan di mana saja bisa dimainkan,” kata dia.

Apakah situs judi online tidak diblokir oleh providernya? Dia  hanya tertawa. “Diblokir atau tidak juga tidak tahu. Yang jelas sampai sekarang masih bisa dimainkan,” ujarnya.

Seakan tidak percaya, kami meminta dia untuk menunjukkan transaksi yang sering ia lakukan. Kali ini tidak lewat HP miliknya, melainkan menggunakan HP yang dibawa kami. Mulanya dirinya masuk menu internet dan mulai mengetik sejumlah tulisan. Seketika itu dia langsung menunjukkan bahwa laman judi online yang biasa dipakai sudah bisa terakses. 

“Nah, kalau sudah seperti ini tinggal daftar. Tapi kalau sudah punya akun bisa langsung login. Coba pakai akun saya,” ucap dia.

Setelah memasukkan beberapa kode, akun judi milik Radja langsung terbuka. Seperti biasa dirinya memilih judi bola. Setelah menu di klik langsung muncul berbagai liga sepak bola di belahan dunia, mulai dari liga sepak bola di benua Asia, Amerika, hingga liga-liga populer di Eropa. Dari jenis judi ini ada banyak pilihan permainan. Seperti H2H, O/U, Ganjil-Genap, Tebak Skor, dan Parlay. 

“Ya tinggal dimainkan, nanti akan keluar perkaliannya. Kalau kurang puas dan sekalian mau memantau pertandingannya ya di komputer. Nanti sekalian live streaming liganya,” jelas dia.

Hal serupa diungkapkan salah seorang gambler lainnya, Birawa Berbeda dengan Radja, gambler yang satu ini bermain dengan nominal yang jauh lebih besar. Mulai ratusan ribu hingga Rp 1 juta rupiah. Jika beruntung, dalam sekali permainan dirinya bisa meraup keuntungan mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. “Saya biasa main judi bola. Biasanya cuma pakai HP biar lebih praktis,” jelas dia.

Karena sudah terbiasa, dirinya sudah memiliki trik untuk bermain dan mengusahakan kemenangan dalam setiap permainan. Misal kalah, dirinya pun bisa mengakali agar modal yang dipertaruhkan tidak amblas. 

“Jadi kalau judi bola itu modelnya perkalian. Kalau main H2H (head to head) biasanya kena potongan untuk bandar. Jadi misal bertaruh Rp 1 juta, paling menangnya hanya Rp 800 ribu. Jadi harus jeli juga,” kata Birawa.

Perkalian yang dimaksud ada di setiap pertandingan yang dipilih. Tim mana yang akan dipertaruhkan biasanya akan memunculkan pertaruhan berupa angka desimal. Tinggal memilih tim unggulan atau tidak. Tentu saja tim tidak diunggulkan akan memiliki perkalian lebih banyak. 

“Kalau yang satu ini kalah satu tim saja taruhannya hangus semua. Tapi kalau tembus bisa berlipat-lipat perkaliannya,” jelas Bejo.

Pria yang sudah bertahun-tahun menekuni judi online ini mengaku tertarik dengan judi jenis ini karena kepastian keuntungan yang dijanjikan dapat diambil sewaktu-waktu lantaran semuanya ditransfer melalui rekening. 

Pemain judi online kelas kakap lainnya Untung mengaku bahwa judi online sudah menjadi profesi. Karena itu, aktivitas makelaran kendaraan yang belakangan dia geluti sudah bukan jadi hal utama lagi. “Mulai judi sejak 2000. Saat itu saya masih SMA,” jelas dia.

Kala itu dirinya terbiasa bermain judi dari kampung satu ke kampung lainnya. Dari sanalah kemampuannya berjudi mulai terasah. Lama kelamaan, dirinya makin dikenal di berbagai kalangan judi, mulai dari judi togel, domnino, poker, dan lainnya. Lama kelamaan, dirinya mulai mendengar informasi soal judi online dan mulai tertarik untuk menjajalnya. “Kebetulan dulu bandar-bandar banyak yang ditutup. Lalu saya geser ke online,” jelas pria 30 tahun ini.

Seperti namanya, ia pun merasa beruntung karena pola permainan yang ditawarkan layanan judi online tersebut sangat beragam. Meski demikian, dirinya hanya memainkan permainan yang ia pahami, seperti poker.

 “Saya pikir bermain online lebih aman. Dilihat sekilas permainan ini tidak lebih dari games kartu yang ada di banyak aplikasi permainan. Selain itu, uang yang dipertaruhkan semuanya dilakukan melalui rekening. Jadi tidak ada uang yang ditampilkan seperti main judi di pinggir jalan,” kata dia.

Kelebihan lainnya, sambung Untung, jika satu situs telah ditutup atau ada masalah, admin situs judi akan langsung memberi kabar tentang kendala yang dialami. Jika seperti itu pasti akan dihentikan selama beberapa waktu. Paling parah akan bergeser ke situs lain sesuai arahan admin. 

“Nah, kalau di tengah permainan ada kendala dan uang kemenangan belum ditransfer, tinggal tunggu beberapa hari saja untuk pencairannya,” kata Untung.

Dia mengaku bermain sekitar 8 jam dalam sehari atau semalaman. Rupiah yang dimainkan pun cukup besar. Mulai dari belasan hingga puluhan juta rupiah. Jika beruntung, dalam semalam dirinya bisa meraup puluhan hingga seratusan juta rupiah. 

“Bisa dibilang kalau beruntung semalam bisa dapat mobil satu. Tapi nanti kalau butuh ya mobilnya langsung diuangkan dengan harga murah untuk modal taruhan lagi,” kelakar dia.

Dirinya mengaku keluarganya tidak tahu akan aktivitasnya tersebut. Karena setiap mobil baru yang datang selalu ia sebut sebagai barang dagangan. Hal ini tidak lain lantaran profesi hariannya adalah seorang makelar. 

“Kalau memainkannya biasa di rumah, pada malam hari. Bisa di kamar, ruang tamu, teras, atau kalau pas lagi di luar bisa dimainkan langsung lewat HP,” kata dia.

Hingga saat ini, Untung merasa permainan judi online ini cukup aman. Bahkan dirinya merasa tidak terganggu dengan berbagai pemberitaan soal penangkapan oknum judi online di berbagai daerah di Indonesia. “Lha wong ini situsnya situs resmi. Dan sudah punya izin dari berbagai negara. Jadi ya pasti aman,” jelas dia.

Meski menggiurkan, ada juga pelaku judi yang apes hingga dirinya merasa harus berhenti dari aktivitas haram tersebut. Hal ini dilakukan karena setelah dihitung-hitung, angka kemenangan dan kekalahan jauh lebih tinggi pada saat kalah. “Kalau pas untung bisa sangat besar, tapi kalau pas kalah ya ambruk beberan,” ujar Henry.

Pernah suatu malam keuntungan saya tembus Rp 27 juta rupiah. Itupun karena keuntungannya sebelumnya Rp 3 juta diputar lagi untuk dijadikan modal taruhan. Hingga pada suatu pertandingan seluruh keuntungan tersebut ia pertaruhkan. Tak sampai satu jam, Rp 27 juta pun sudah melayang lagi dari akun miliknya. “Ya namanya apes. Niatnya waktu itu tembus jadi Rp 50 juta, malah amblas,” jelas dia.

Karena dalam beberapa bulan terakhir selalu kalah, barang-barang miliknya pun mulai diuangkan seperti sepeda motor, mobil dan lainnya. Hingga suatu hari dirinya tak lagi memiliki benda untuk dijadikan modal taruhan.

 “Apa-apa habis karena judi. Saya dicari banyak orang karena utang sana sini. Sampai malu sendiri kalau tidak bisa melunasi. Saat itulah saya berpikir keras dan akhirnya memutuskan menyudahi judi ini,” ujarnya. (ves/bun)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia