Rabu, 17 Oct 2018
radarsolo
icon featured
Solo

PLN Tekan Pemadaman dengan PDKB

Selasa, 18 Sep 2018 18:05 | editor : Perdana

BERKALA: Petugas PT PLN Area Surakarta melakukan pemeliharaan instalasi listri dengan sistem PDKB di salah satu sudut Kota Solo, kemarin (17/9).

BERKALA: Petugas PT PLN Area Surakarta melakukan pemeliharaan instalasi listri dengan sistem PDKB di salah satu sudut Kota Solo, kemarin (17/9). (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

SOLO – Mengantisipasi pemadaman aliran listrik, PT PLN Area Surakarta melakukan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Terbukti kegiatan ini mampu menurunkan tingkat pemadaman listrik se-Eks Karesidenan Surakarta hingga 25 persen. Tak pelak PDKB bakal dilakukan secara kontinyu untuk mengatasi kendala dengan skala perbaikan ringan.

Manajer Area PT PLN Area Surakarta, Mundhakir mentebut pemeliharaan yang dilakukan ada 6-7 titik per hari. Totalnya ada sebanyak 11 unit untuk melakukan pemeliharaan di 66 titik. ”Dari tinjauan yang kami lakukan, semua berjalan baik untuk pemeliharaan ini,” katanya kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (17/9).

Pemeliharaan di 66 titik ini akan dilakukan setiap hari. Memang, ada yang harus dilakukan dengan cara pemadaman listrik terlebih dahulu. Namun ada pula yang tidak perlu pemadaman. ”Kami berusaha meminimalkan tingkat pemadaman melalui PDKB. Sebelumnya untuk satu titik perbaikan, paling tidak harus ada pemadaman listrik sekitar 30 menit sampai 1 jam,” ucapnya.

Prosedur PDKB, setiap hari ada tim khusus yang melakukan inspeksi keliling di setiap titik. Selanjutnya akan diketahui, mana saja titik yang mengalami kerusakan dan harus segera diperbaiki. Beberapa kategori kerusakan yang bisa dilakukan dengan PDKB, di antaranya konstruksi lepas, kabel lepas, dan penggantian jumper. Sedangkan pemeliharaan dengan pemadaman listrik, yakni ketika trafo rusak dan harus dilakukan penggantian.

Saat ini PT PLN Area Surakarta memiliki satu tim PDKB dengan jumlah enam petugas. Tiga petugas bertanggung jawab memperbaiki kerusakan. Sedangkan tiga yang lain berada di bawah untuk pengawasan. ”Tiga orang ini dari keselamatan ketenagalistrikan dan kesehatan kerja (K2/K3),” imbuhnya.

Melalui PDKB, PLNB memastikan para petugas mengikuti prosedur yang berlaku. Mulai dari kesiapan personel, kelengkapan alat, alat komunikasi, keamanan, dan material. ”Pada prinsipnya melalui kegiatan ini kami ingin mengurangi tingkat pemadaman agar pelanggan lebih nyaman,” tegasnya. (vit/fer

(rs/vit/per/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia