Senin, 17 Dec 2018
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Plumbon Jadi Tuan Rumah Porprov

18 September 2018, 18: 02: 31 WIB | editor : Perdana

VENUE PERTANDINGAN: Kapten Persis Solo Bayu Andra (kanan) saat berebut bola dengan pemain PSBK Blitar di Plumbon Cup di Tawangmangu, 2015 silam.

VENUE PERTANDINGAN: Kapten Persis Solo Bayu Andra (kanan) saat berebut bola dengan pemain PSBK Blitar di Plumbon Cup di Tawangmangu, 2015 silam.

KARANGANYAR – Lapangan di Desa Plumbon Tawangmanu Karanganyar sempat membuat geger pecinta sepakbola di Indonesia. Di mana dalam sebuah kejuaraan sepakbola lokalan (Tarkam), ternyata lapangan di tawangmangu ini mengundang tim-tim profesional untukberkompetisi 2015 silam.

Mereka yang hadir mulai dari Persis Solo, Persiba Bantul, PSBK Blitar, Persiku Kudus, hingga Madiun Putra. Hampir di setiap laga, lapangan kala itu selalu penuh sesak di hadiri penonton.

Yang paling bikin geger tentu saja saat Persis Solo bertanding. Lapangan yang dikelilingi lahan persawahan tersebut hanya bisa menampung seribu orang, namun setiap Persis bertanding rata-rata suporter yang datang mencapai 6-8 ribu orang. Bahkan sebuah bukit berupa lahan kuburan di dekat lapangan tersebut yang posisinya lebih tinggi dari Lapangan Plumbon, ternyata dipenuhi penonton saat Persis bertanding. 

Hingga akhir kompetisi, Persis Solo akhirnya dipastikan menjadi juara kala itu. Kini ini siap kembali menggelar laga bergengsi, tepatnya Pekan Olahraga provinsi (porprov) Jateng, khusus untuk cabor sepakbola.

”Kami memang sengaja menyebar empat grup di babak penyisihan di lokasi berbeda. Kontingen sepakbola Solo akan menggelar pertandingannya di Stadion Trikoyo Klaten. Venue lainya yang kita gunakan adalah Stadion Taruna Sragen, Gelora Merdeka Sukoharjo, dan Plumbon Karanganyar. Kenapa Plumbon ketimbang Stadion 45, karena sepertinya Lapangan Plumbon lebih bagus kualitas rumputnya,” terang sekjen PSSI Kota Solo, Sapto JP kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Untuk babak penyisihan akan digelar di empat venue berbeda, namun khusus untuk babak semifinal dan final dipastikan akan digelar di Stadion Sriwedari.

”Kenapa tidka full di Sriwedari, karena pihak atletik mengakui akan menggalar full pertandingannya dari pagi sampai sore hari. Makanya kami memutuskan menyebar venue pertandingan di babak penyisihannya,” ucapnya.

 KONI Kota Solo sendiri sengaja menyebar beberapa venue pertandingan di Porprov Jateng 2018 tak hanya di Kota Solo saja. Kabupaten tetangga seperti Karanganyar juga akan mendapat jatah sebagai tuan rumahnya.

”Ada enam cabor di Porprov yang digelar di Karanganyar. Mulai dari Paralayang di Kemuning, sepakbola di Plumbon, tenis meja di GOR RM Said. Dan ada juga olahraga lainnya seperti balap sepeda, panahan, hingga woodball. Kami harap masyarakat dimanapun lokasinya, bisa menyambut Porprov ini dengan sukacita. Jangan lupa juga ikut mensupport wakil daerahnya yang tengah berjuang untuk mendapatkan emas Porprov,” tutur Ketua KONI Kota Solo, Gatoto Sugihartono. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia