Sabtu, 15 Dec 2018
radarsolo
icon featured
Klaten

Sajian Ketoprak Spektakuler Bius Gubernur Ganjar

18 September 2018, 22: 50: 59 WIB | editor : Perdana

FOTO BERSAMA: Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bergabung dengan pemain ketoprak dio Aula SD Krista Gracia Klaten, Minggu (16/9) malam.

FOTO BERSAMA: Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bergabung dengan pemain ketoprak dio Aula SD Krista Gracia Klaten, Minggu (16/9) malam. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

KLATEN – Gelaran Festival Ketoprak Pelajar (FKP) ke-9 mendapatkan perhatian khusus dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Ganjar terlihat hadir menyaksikan pertunjukan ketoprak untuk jenjang SMP di Aula SD Krista Gracia Klaten, Minggu (16/9) malam. Ganjar begitu menikmati suguhan kesenian tradisional tersebut.

Pada kesempatan ini, Ganjar menyerahkan secara simbolis Piala Gubernur kepada pemenang pertama FKP untuk jenjang SMA/SMK sederajat, yakni SMAN 1 Karanganom. Termasuk menyapa seluruh penikmat ketoprak yang didominasi para pelajar.

”Saya nonton dan mendapatkan suguhan yang luar biasa. Saya bukan pengkritik seni, tidak tahu seni. Tapi saya ingin menyampaikan panggung ini paling modern yang pernah saya lihat,” ucap Ganjar kepada Jawa Pos Radar Solo.

Ganjar menyebut panggung ketoprak di Klaten memiliki gerakan mekanis yang lebih maju dan inovatif. Tidak seperti panggung ketoprak lainnya yang seluruhnya masih mengandalkan petugas pengatur properti. Terlebih lagi didukung keberadaan giant screen yang membuat cerita semakin hidup.

Ganjar juga takjub dengan hadirnya hujan buatan dalam panggung ketoprak untuk mendukung lakon yang dimainkan. Baginya itu menjadi hal pertama yang dilihatnya selama menikmati pertunjukan ketoprak. Termasuk atraksi kembang api yang juga digunakan dalam pementasan ketoprak tersebut.

”Saya kira ini menjadi kelengkapan tata panggung yang bagus. Ditambah ke depannya sound sytem yang lebih bagus. Saya harapkan ini bisa menjadi kalender tahunan dan doakan saya bisa datang terus,” janji Ganjar.

Ganjar berharap FKP yang melombakan jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK ini terus dikembangkan. Karena ketoprak memiliki pesan-pesan sosial yang begitu dinamis. Ganjar ingin FKP ditularkan ke berbagai kabupaten di Jawa Tengah. Dirinya bakal mendorong kesenian yang berkembang di daerah masing-masing kabupaten.

”Bisa digelar setiap tahun, tetapi dengan tempat yang berbeda antarkabupaten di Jawa Tengah. Terserah yang akan dikembangkan apa? Mulai seni tari, ketoprak, wayang, hingga kesenian modern. Silakan saja semua dikembangkan secara bersama-sama karena ruang untuk berekspresi tidak akan dibatasi,” tandasnya.

Edy Sulistyanto, pencetus FKP tertantang menyajikan ketoprak lewat terobosan-terobosan baru. ”Sesuai pesan pak gubernur, agar kami menampilkan seni pertunjukan ketoprak secara spektakuler,” ujarnya. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia