Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Manulife Hadirkan Produk Proteksi Premium

20 September 2018, 18: 48: 11 WIB | editor : Perdana

KOMITMEN: Peluncuran Manulife Prime Assurance (MPA) di Jakarta, Rabu (19/9).

KOMITMEN: Peluncuran Manulife Prime Assurance (MPA) di Jakarta, Rabu (19/9).

Share this      

PERTUMBUHAN masyarakat kelas atas di Indonesia meningkat tajam. Bahkan, dalam lima tahun ke depan, jumlahnya diperkirakan meningkat lima kali lipat. Data Global Wealth Report (2004-2022) yang dilansir tahun lalu menyebutkan, jumlah orang kaya di Indonesia pada 2017 mencapai sekitar 111.000 orang dengan aset 1,8 triliun US Dollar. Angka tersebut naik dari tahun sebelumnya yang sebanyak 105.000 orang.

Diperkirakan pada 2022, jumlahnya mencapai 180.000 orang. Namun, dari masyarakat kalangan atas itu, hanya 12 persen kekayaan mereka yang dialokasikan untuk asuransi jiwa. Belum lagi, banyak keluarga mapan yang sulit mewariskan kemapanan mereka ke generasi berikutnya.

Berdasarkan data Baker McKenzie (2017), lebih dari 50 persen bisnis keluarga di Asia dijalankan oleh generasi pertama. Tetapi hanya 3 persen bisnis keluarga yang dijalankan generasi ketiga. Dari kondisi itulah yang memacu Manulife Indonesia menghadirkan Manulife Prime Assurance (MPA). Produk proteksi premium untuk individu high net-worth (HNW).

”Siapa bilang orang mapan tidak ada masalah? Kemapanan bisa susut dan bisa jadi tidak ada yang diwariskan. Orang berduit belum tentu terbebas dari masalah keuangan. Apalagi kalau bicara soal transfer generasi,” ujar Presiden Direktur dan CEO PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia), Jonathan Hekster dalam peluncuran MPA di Jakarta, Rabu (19/9).

Hadir pada kesempatan tersebut, Chief Agency Officer Manulife Indonesia, Jeffrey Kie dan Chief Distribution Officer Manulife Indonesia, John Curtis. Jonathan Hekster menyatakan, produk yang diluncurkan itu sebagai perencanaan peninggalan keluarga melalui asuransi jiwa menyeluruh. Peluncuran MPA merupakan wujud komitmen berkelanjutan Manulife untuk melindungi seluruh keluarga Indonesia.

”Kami telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari 33 tahun dan kami memiliki peran membantu seluruh keluarga Indonesia. Termasuk para individu High-Net Worth, untuk menggapai impian dan aspirasi finansial mereka. Itulah sebabnya kami mengembangkan solusi jangka panjang perlindungan jiwa menyeluruh,” terang Hekster.

Dia menambahkan, produk itu memiliki manfaat meliputi perlindungan seumur hidup dengan uang pertanggungan mulai dari Rp 5 miliar atau sekitar 500.000 US Dollar. Lalu manfaat perlindungan medis eksklusif dengan layanan prioritas yang disebut MiAssist, perlindungan penyakit kritis untuk nasabah dan keluarga, serta manfaat tambahan untuk penyakit spesifik gender.

Manulife terus memberikan layanan terbaik bagi nasabah. Termasuk dalam pemberian klaim. Tahun lalu, Manulife membayar klaim ke nasabah sebesar hampir Rp 7 triliun atau sekitar Rp 750 juta tiap jamnya. Pertumbuhan juga terjadi di premi bisnis baru yang naik 19 persen (YoY) menjadi Rp 4,4 triliun dari 2016 sebesar Rp 3,7 triliun. (sct/fer)

(rs/fer/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia