Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Pohon Keraton Usia Ratusan Tahun Roboh

21 September 2018, 15: 30: 59 WIB | editor : Perdana

LAPUK: Petugas memotong pohon tanjung yang roboh di kawasan keraton kemarin sore.

LAPUK: Petugas memotong pohon tanjung yang roboh di kawasan keraton kemarin sore. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Sebuah pohon tua di kawasan Siti Hinggil Kidul Keraton Kasunanan Surakarta roboh kemarin sore. Warga sempat kaget ketika mendengar suara ambruknya pohon tanjung yang diperkirakan berusia ratusan tahun tersebut. Bahkan kejadian ini hampir merenggut korban jiwa.

“Kejadiannya sekitar jam setengah empat tadi (kemarin). Ini benar-benar di luar dugaan, karena tidak ada angin dan hujan, tiba-tiba kok ambruk. Habis itu saya langsung lapor pihak keraton dan pemerintah terkait,” ujar Jumadi Yono, abdi dalem yang bertugas menjaga kawasan Siti Hinggil Kidul Keraton Kasunanan Surakarta tersebut, Kamis (20/9). 

Jumadi menduga pohon yang ada di sisi barat siti hinggil tersebut ambruk lantaran sudah tua dan rapuh. Di sisi lain, pohon tersebut juga diketahui sudah growong di bagian tengahnya. 

“Tadi hampir ada warga yang tertimpa. Ada tukang becak yang sedang istirahat di bawah pohon itu, dan tiba-tiba pohonnya ambruk. Beruntung pohonnya ambruk tepat di samping dia. Jadi tukang selamat,” tuturnya. 

Di kawasan tersebut diketahui banyak pohon tua yang sudah growong. Di samping itu, banyak juga warga yang usil dengan melubangi pohon dan membakar sampah di dalam pohon berlubang tersebut. “Di sini banyak pohon yang tua. Apalagi ini mendekati musim hujan, jadi harus di waspada,” katanya. 

Sementara itu Ketua Pengelola dan Pelaksana Alun-Alun Selatan KRMH Aditya Soeryo Harbanu membenarkan bahwa usia pohon tersebut sudah tua. Pihaknya menduga, pohon yang kerap menjadi tempat bermain kerbau keturunan Kyai Slamet itu sudah berusia 300 tahun. “Saya menduga pohon ini sudah ada sejak keraton ini didirikan,” terangnya. 

Melihat banyaknya pohon-pohon yang sudah tua dan growong, pihaknya bakal berkoordinasi dengan pihak terkait. Apalagi dalam waktu dekat sudah akan memasuki musim penghujan. 

Untuk melakukan langkah antisipasi, pria yang akrab disapa Kanjeng Dimas ini akan menjalin kerja sama dengan pihak terkait untuk melakukan pemangkasan pada dahan-dahan pohon. Serta melakukan reboisasi di kawasan Siti Hinggil Selatan. (dam/bun)

(rs/bram/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia