Rabu, 20 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Digelandang ke Rutan, Napi Kantongi Narkoba

29 September 2018, 13: 10: 59 WIB | editor : Perdana

DIDALAMI: Dua napi dari Lapas Kedungpane Semarang dibawa ke Rutan Boyolali.

DIDALAMI: Dua napi dari Lapas Kedungpane Semarang dibawa ke Rutan Boyolali. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI — Dua narapidana  (napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Kedungpane, Semarang ini benar-benar bikin geleng-geleng kepala. Kasus penyelundupan narkoba yang mengantarkan DS dan FS ke bui ternyata tidak membuat keduanya jera. 

Keduanya kembali harus berurusan dengan hukum lantaran salah satu di antaranya  tertangkap tangan mau menyelundupkan sabu-sabu ke dalam Rutan Klas 2B Boyolali, Jumat sore (28/9). Untuk memastikan lagi, keduanya lalu dites urine, dan  hasilnya keduanya positif menggunakan narkoba.

DS dan FS sengaja didatangkan ke Boyolali terkait pengembangan kasus penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu seberat sekitar 100 gram dari Bangkok, Thailand ke Boyolali melalui paket mainan, beberapa waktu lalu.

Kepala Rutan Klas 2B Boyolali Muhammad Ali mengatakan, pengungkapan sabu yang dibawa narapidana tersebut terungkap setelah salah satu napi diperiksa di Mapolres Boyolali. 

“Jadi ada dua narapidana yang datang dari Semarang ke Rutan Boyolali ini terkait pengembangan kasus narkoba di Boyolali. Tadi (Jumat) pagi, satu narapidana tetap di rutan dan satunya lagi diperiksa di mapolres. Saat dia kembali sore hari kami geledah ternyata kami temukan narkoba jenis sabu di bajunya dan ada juga kartu chip,” ujar Ali.

Atas temuan sabu dalam bungkusan sachet kecil seberat kurang lebih setengah gram ini pihaknya langsung menghubungi Satnarkoba Polres Boyolali dan melakukan tes urine terhadap keduanya. “Pemeriksaan ini adalah bukti bahwa kami ikut aktif dalam pemberantasan narkoba. Hasil tes urine menunjukkan mereka positif habis menggunakan narkoba,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi melalui Kasatnarkoba AKP M. Arifin Suryani membenarkan informasi bahwa keduanya merupakan dua narapidana Lapas Kedungpane Semarang yang didatangkan untuk pengembangan kasus 100 gram sabu yang diselundupkan dari Bangkok ke Boyolali yang dimasukkan ke dalam mainan, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, atas informasi temuan sabu tersebut, pihaknya langsung mendatangi Rutan Boyolali untuk mengambil sabu tersebut. ”Kami langsung ke sana (rutan) untuk mengambil barang bukti, tapi orangnya tetap di sana,” kata dia.

Pada pemeriksaan awal, kedua narapidana itu masih saling lempar kepemilikan sabu itu. “Mereka masih saling lempar. Tapi sabu itu memang ada di baju FS. Untuk kepastiannya akan kami periksa lebih lanjut besok (hari ini) karena tadi sudah malam,” imbuh Arifin. (wid/bun)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia