Senin, 27 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Solo

Minim Lahan Parkir, RSUD Semanggi Siapkan Tingkat Dua

04 Oktober 2018, 16: 05: 59 WIB | editor : Perdana

LAYANAN UMUM: Proyek RSUD Semanggi ditarget akan selesai tahun ini.

LAYANAN UMUM: Proyek RSUD Semanggi ditarget akan selesai tahun ini. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Semanggi yang akan dioperasikan tahun depan belum memiliki lahan parkir yang representatif. Pemkot menyiapkan 4.000 meter persegi tanah hak pakai (HP) 16 yang berada tepat di depannya.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Pembangunan RSUD Semanggi Budiyono mengatakan, persoalan lahan parkir memang menjadi pelik, mengingat rumah sakit senilai Rp 200 miliar itu tidak menyisakan lahan kosong. Praktis rumah sakit plat merah tersebut harus mencari alternatif lahan untuk lokasi parkir.

“Ini memang masalah besar. Kita hanya punya halaman depan rumah sakit dan lahan di samping yang tak seberapa. Itu jelas kurang kalau untuk parkir. Yang depan rencananya khusus karyawan,” jelas Budiyono, Rabu (3/10).

Dinas Kesehatan (Dinkes) Surakarta telah komunikasi dengan wali kota terkait lahan parkir. Hasilnya RSUD Semanggi diberi lahan seluas 4.000 meter persegi di lahan HP 16. Menurut rencana, mereka akan berbagi dengan ruang usaha masyarakat.

“Jadi lahan parkir nanti dibuat dua lantai. Lantai pertama 2000 meter persegi untuk parkir, 2.000 meter sisanya untuk ruang usaha. Lantai 2 seluruhnya untuk lahan parkir, 4.000 meter persegi. Kalau ditotal kita punya lahan parkir 6000 meter persegi,” paparnya.

Pembangunan lahan parkir, lanjut Budiyono, menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Surakarta. Pasalnya, penataan lahan HP 16 menjadi kewenangan DPUPR bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).

“Jadi kita hanya titip ke DPU PR melalui bapak wali kota agar dibuatkan lahan parkir di sana. Kalau desain besar penataan HP 16 menjadi kewenangan dinas terkait,” imbuh dia.

Sementara itu Sekretaris Dinkes Surakarta Purwanti menambahkan, pembangunan RSUD Semanggi rencananya akan selesai pada akhir Mei 2019. Rencananya RSUD ke dua yang dimiliki pemkot itu mulai beroperasi dengan pelayanan dasar.

“Kami belum bisa membuka pelayanan sampai 200 bed. Akan diawali dengan pelayanan dasar terlebih dahulu. Baru setelah sarana prasarana lengkap akan dibuka semua,” katanya. (irw/bun)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia