Rabu, 19 Dec 2018
radarsolo
icon featured
Wonogiri

GTT dan PTT Mogok, Camat dan Bidan di Wonogiri Terpaksa Ikut Mengajar

09 Oktober 2018, 11: 28: 54 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Camat Eromoko, Danang Erawanto terpaksa ikut mengajar di SDN 1 Tempurharjo karena aksi mogok guru honorer, Selasa (9/10).

Camat Eromoko, Danang Erawanto terpaksa ikut mengajar di SDN 1 Tempurharjo karena aksi mogok guru honorer, Selasa (9/10). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

WONOGIRI - Hari kedua aksi mogok guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap (GTT/PTT) atau guru honorer, Selasa (9/10), kegiatan belajar mengajar (KBM) di Wonogiri masih lumpuh. Bahkan Camat Eromoko, Danang Erawanto sampai turun tangan, membantu mengajar.

Mogoknya GTT/PTT dirasakan di SD Satu Atap Eromoko dan SDN 3 Ngandong, Kecamatan Eromoko. Guru PNS yang tersisa kewalahan mengajar seluruh murid.

"Hari ini kami turun lagi mengajar, personelnya ditambah bidan desa," kata Danang Erawanto kepada Jawa Pos Radar Solo.

Sebelumnya, Senin (8/10), camat dan bidan membantu mengajar dengan mengerahkan sumber daya yang ada. Berkeliling ke sekolah-sekolah yang kekurangan guru.

"Kami juga menggandeng Polsek, Koramil, bidan desa dan PWRI," terang Danang.

Polsek Eromoko menerjunkan 5 personel, Koramil Eromoko 2 personel, Kecamatan Eromoko 2 personel, dan PWRI 2 personel. Sedangkan bidan desa diagendakan mengajar di belasan sekolahan. 

"Hari ini saya membantu mengajar di SD Satu Atap Eromoko dan SDN 3 Ngandong. Mengajar Agama dan IPA," ucap Danang.

(rs/kwl/fer/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia