Rabu, 17 Oct 2018
radarsolo
icon featured
Solo

Masihkah Peran Baperjakat Dibutuhkan?

Kamis, 11 Oct 2018 21:25 | editor : Perdana

Anwar Hamdani,Ketua Pansel Sekda Solo.

Anwar Hamdani,Ketua Pansel Sekda Solo.

SOLO – Fungsi dan peran badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan (baperjakat) aparatur sipil negara (ASN) dinilai perlu ditinjau ulang. Sebab, proses mutasi dan promosi ASN telah memiliki mekanisme yang baru.

Itu disampaikan ketua panitia seleksi (pansel) jabatan tinggi pratama sekretaris daerah (sekda) Anwar Hamdani, Rabu (10/10). Menurutnya, regulasi yang mengatur ASN kini telah direvisi. Terakhir, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang  Manajemen ASN menjadi pedoman dalam memilih pejabat.

“Yang banyak jadi polemik adalah masih dikaitkan dengan era lama. Di mana untuk menduduki sekda harus dua kali menjabat kepala OPD (organisasi perangkat daerah, Red). Sesuai aturan sekarang, dengan seleksi terbuka, hal itu tidak berlaku. Sekarang syaratnya minimal dua tahun duduk sebagai eselon 2b,” paparnya.

Surat resmi pengguanaan aturan tersebut sudah diterbitkan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). 

Ditambahkannya, pada PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen ASN pasal 107 dijelaskan, persyaratan untuk menduduki JPT pratama antara lain sedang atau pernah menduduki Jabatan administrator atau JF jenjang ahli madya paling singkat dua tahun, memiliki kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan kompetensi sosial kultural sesuai standar kompetensi Jabatan yang ditetapkan. Selain itu persyaratan umum terdiri atas batasan usia, kondisi kesehatan dan kualifikasi pendidikan.

“Jadi, kalau menurut regulasi itu, sudah tidak perlu lagi Baperjakat ASN. Otomatis baperjakat itu juga sudah tidak ada, kami sudah menerima surat resmi dari KSN (Komite Aparatur Sipil Negara),” tegasnya.

Selama ini, payung hukum baperjakat yakni Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2002 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Struktural.

Di dalamnya mengatur tugas pokok Baperjakat, yakni memberikan pertimbangan kepada pejabat pembina kepegawaian dalam pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian dalam dan dari jabatan struktural Eselon II ke bawah. 

Baperjakat juga bertugas memberikan pertimbangan kepada pejabat yang berwenang dalam pemberian kenaikan pangkat bagi yang menduduki jabatan struktural, menunjukkan prestasi kerja luar biasa baiknya, menemukan penemuan baru yang bermanfaat bagi negara dan pertimbangan perpanjangan batas usia pensiun ASN yang menduduki jabatan struktural Eselon I dan Eselon II.

Di sisi lain, Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo berkomitmen tidak mengganggu kinerja pansel selama seleksi sekda. “Kita percaya pada pansel hingga nanti terpilih tiga kandidat. Saya yakin semua yang lolos seleksi adalah ASN terbaik yang dimiliki pemkot,” ungkap Rudy. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia