Kamis, 18 Oct 2018
radarsolo
icon featured
Lifestyle

Enam Desainer Buka SBF 2018

Jumat, 12 Oct 2018 22:44 | editor : Fery Ardy Susanto

Model cantik mengenakan busana karya Robby Dion di SBF 2018 di Solo Paragon Lifestyle Mall, Jumat (12/10) malam.

Model cantik mengenakan busana karya Robby Dion di SBF 2018 di Solo Paragon Lifestyle Mall, Jumat (12/10) malam. (ISWARA BAGUS N/RADAR SOLO)

SOLO – Tepat satu dekade Solo Batik Fashion (SBF) hadir ditengah-tengah masyarakat. Kali ini, SBF berlangsung di Solo Paragon Lifestyle Mall, 12-14 Oktober. Mengusung tema Kharisma Nusantara, enam desainer menyemarakkan acara opening, Jumat (12/10) malam.

SBF 2018 dibuka sambutan Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surakarta, Untara. Membacakan pesan Wali Kota Surakarta, F.X. Hadi Rudyatmo yang berhalangan hadir. Menurut wali kota, SBF 2018 ini semakin menunjukkan bahwa batik menjadi identitas Indonesia yang sudah diakui dunia. Keberlangsungan batik tak hanya tugas pemangku kepentingan. Melainkan juga peran dari masyarakat.

”Ini menjadi berkah bagi para pegiat batik untuk terus memberikan tren fashion batik terkini. Di mana batik menjadi produk unggulan dan pertama yang dipilih wisatawan. Apalagi Kota Solo memiliki corak batik yang istimewa. Tak hanya sekadar motif, tetapi ada simbol-simbol yang penuh makna di dalamnya. Harapannya dengan event ini, mampu mendorong ekonomi kreatif dari segi fashion, khususnya batik,” kata Untara dalam sambutannya.

Ketua Panitia SBF 2018, Djongko Rahardjo mengatakan, gelaran ini menjadi wadah sekaligus ajang bagi para desainer lokal untuk memperkenalkan eksistensinya. Diakuinya, banyak desainer dari Kota Solo dan sekitarnya yang intens dengan batik.

Di hari pertama, ada 6 desainer yang ambil bagian. Menghadirkan karya inovatif perpaduan batik bertema nusantara. Yakni Maya Yurizawa, Batik Dwi Hadi, Robby Duon, Agung Wibowo, Nini and Workshop, dan APPMI Jogjakarta.

”SBF ini bertujuan untuk memamerkan hasil karya yang spektakuler dari para desainer lokal. Karena jangan salah, banyak desainer-desainer lokal kita yang memiliki kreativitas mumpuni,” puji Djongko.

(rs/gis/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia