Kamis, 20 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

6 Kawasan Sukoharjo Zona Merah Narkoba 

13 Oktober 2018, 14: 55: 59 WIB | editor : Perdana

PERANGI SABU: Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi beri keterangan pers terkait tersangka penyalahgunaan narkoba.

PERANGI SABU: Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi beri keterangan pers terkait tersangka penyalahgunaan narkoba. (RYANTONO P.S/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Satresnarkoba memetakan daerah rawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Hasilnya, ada enam wilayah masuk zona merah, yakni Kecamatan Grogol, Gatak, Baki, Kartasura, Sukoharjo Kota, dan Mojolaban.

Kasat Narkoba AKP A.A. Gede Oka mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi mengatakan, pengawasan di empat lokasi tersebut diperketat. Terutama di tempat hiburan malam. Untuk mengintensifkan pengawasan, polisi menggandeng perangkat desa serta kecamatan.

”Kita imbau masyarakat selalu waspada. Koordinasi dengan bhabinkamtibmas. Itu sangat membantu polisi mengungkap kejahatan,” tegasnya.

Ditambahkannya, di kawasan Grogol pernah ditemukan sebuah rumah sebagai gudang bahan baku pil PCC. Fenomena tersebut harus diwaspadai agar tidak kembali terjadi.

Di sisi lain, meskipun telah menetapkan enam wilayah zona merah narkoba, bukan berarti kawasan lainnya luput dari perhatian. ”Kita tidak akan memberikan ruang untuk narkoba,” tegas kasat narkoba.

Barang haram tersebut, lanjut Oka, didapat dari Solo, Klaten, dan Sragen. Untuk memutus mata rantai peredaran narkoba tidak gampang. Harus melibatkan banyak pihak, terutama peran aktif masyarakat.

Awalnya, lanjut Oka, para pecandu narkoba hanya mencoba-coba. Tapi, akhirnya ketagihan. Ada pula yang memilih sebagai pengedar. (yan/wa)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia