Senin, 27 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Pendidikan

Univet Bantara Miliki Liga Prodi baru

15 Oktober 2018, 20: 35: 59 WIB | editor : Perdana

SEPTINA FADYA PUTRI/RADAR SOLO

SEPTINA FADYA PUTRI/RADAR SOLO

Share this      

SUKOHARJO – Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Jawa Tengah, DYP Sugiharto memberikan pembinaan dan menyerahkan SK pendirian program studi (prodi) baru, Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk lima bidang studi di Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo, hari ini.  Bidang studi tersebut meliputi PPG Bahasa Indonesia, Bimbingan Konseling, Matematika, Biologi, hingga Pendidikan Guru dan Sekolah Dasar. 

Rektor Univet Bantara, Ali Mursyid mengungkapkan sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang sudah berdiri sejak 1968, Univet Bantara siap melaksanakan mandat Kemenristekdikti untuk membuka prodi PPG tersebut.

”Pemerintah telah menetapkan, ke depan semua calon guru harus sudah lulus PPG sebelum menjalankan tugasnya menjadi guru yang profesional di sekolah. Bagi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Univet Bantara yang memiliki sebelas prodi, PPG ini mendesak untuk diselenggarakan. Untuk mempersiapkan alumninya sebagai calon guru yang profesional,” beber Ali kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin.

Dekan FKIP, Toni Harsan menambahkan pihaknya akan segera mengusulkan pembukaan PPG untuk bidang studi lain yang program S1-nya telah dibuka di FKIP.

”Mengingat SDM yang diperlukan untuk menjadi dosen PPG telah siap sesuai kualifiasi yang ditentukan dari Kemenristekdikti, yaitu meliputi masing-masing enam dosen yang linier bidang studinya dan memenuhi persyaran jabatan fungsional minimal lektor kepala, sudah memiliki serdos dan berlatar pendidikan keguruan,” sambungnya.

Koordinator PPG, Farida Nugrahani menyebutkan bahwa PPG merupakan program profesi level ketujuh. Lanjutan dari program S1 yang merupakan level keenam. Ini diperuntukkan bagi sarjana calon guru.

”PPG dilaksanakan dalam waktu dua semester. Semester awal untuk pendalaman materi dan lokakarya di kampus, semester kedua untuk PPL di Sekolah Mitra. Untuk keperluan itu Univet Bantara telah bekerjasama dengan Sekolah Mitra yang memiliki persyaratan terakreditasi A, guru pamong linier yang berpendidikan S2, memiliki sertifikat pendidik, dan minimal menduduki golongan IVa. Kaitannya dengan Sekolah Mitra ini Univet Bantara tidak mengalami kesulitan, karena telah banyak alumninya baik yang lulusan Sarjana (S1) maupun Pascasarjana (S2) yang telah menjadi kepala sekolah atau guru senior di berbagai sekolah di sekitarnya,” jelasnya.

Dengan terbitnya SK prodi baru PPG ini maka Univet Bantara akan segera menerima mahasiswa baru pada Program PPG. Ini karena sarana dan prasarana yang diperlukan semua telah tersedia, sebagaimana yang saat ini disediakan untuk melaksanakan program PPG Dalam Jabatan (Daljab) selama tiga bulan sebagai mandat dari Belmawa Kemenristekdikti. Program PPG Daljab sedang berlangsung saat ini dan pelaksanaannya telah dimonev oleh Direktur Pembelajaran Kemenristekdikti, Paristiyanti Nurwardani pada tanggal 30 September 2018 lalu.

”Yayasan siap mendukung dan memfasilitasi segala sarana dan prasarana yang diperlukan sesuai kualifikasi yang telah ditetapkan dari Kemenristekdikti agar proses pembelajaran dapat berlangsung optimal dan berkualitas unggul,” pungkas Ketua Umum YPPP, Bambang Margono. (sct/aya/nik)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia