Sabtu, 17 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Sragen

Telat Rekam Data E-KTP, Data Kependudukan Bisa Terblokir

Rabu, 17 Oct 2018 20:40 | editor : Perdana

ELEKTRONIK: Proses rekam data e-KTP. Tidak sedikit warga yang belum melakukan rekam data.

ELEKTRONIK: Proses rekam data e-KTP. Tidak sedikit warga yang belum melakukan rekam data. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

SRAGEN – Dinas kependudukan dan pencatatan sipil (Dispendukcapil) Sragen memberikan peringatan keras kepada warga yang tidak segera melakukan rekam data KTP elektronik (e-KTP). Yakni, data kependudukan warga bersangkutan bisa terblokir.

Kepala Dispendukcapil Sragen H.Wahyu Lwiyanto menegaskan, dampak jika data kependudukan terblokir adalah menyulitkan transaksi perbankan dan bisa kehilangan hak pilih pada pemilu. 

”Ini warning bagi yang belum melakukan perekaman data kependudukan,” tegasnya kemarin (16/10).

Menyikapi fenomena tersebut, dispendukcapil Sragen bukan hanya berpangku tangan. Mereka melakukan jemput bola ke rumah warga.

” Kebanyakan (belum rekam data e-KTP, red) orang yang sudah tua. Orang yang sudah sepuh, praktis kegiatan ekonominya tidak terlalu banyak seperti anak muda,” tutur Wahyu.

Selain lanjut usia, para tenaga kerja Indonesia (TKI) cukup banyak belum melakukan rekam data e-KTP. Sebab itu, ketika pulang ke Sragen, mereka diminta segera melakukan rekam data. (din/wa)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia